Bagi-bagi Bunga Matahari di Peringatan HUT Polwan Ke-68

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 01 September 2016 | 14:02 WIB
Bagi-bagi Bunga Matahari di Peringatan HUT Polwan Ke-68
Memperingati HUT Polwan ke-68, L'Orèal Indonesia melakukan kampanye 'Berani Matahari' dengan memberikan bunga Matahari untuk para polwan di Jakarta, Kamis (1/9/2016). (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Di Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) yang ke-68, L'Orèal Indonesia, sebagai salah satu perusahaan produk kecantikan, turut berpartisipasi memberikan perlindungan terhadap sinar UV untuk lebih dari 100 Polwan dalam kampanye bertajuk 'Berani Matahari'.

Kampanye yang diadakan di tiga tempat, yakni kawasan sekitar Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), area Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia ini mengajak masyarakat untuk mengapresiasi kinerja Polwan yang selama ini melindungi masyarakat Indonesia.

Perayaan Hari Polwan ini dirayakan dengan membagikan bunga matahari, dari masyarakat untuk para Polwan yang tengah bertugas dan memberikan hormat pada mereka dengan membagikan fotonya di jejaring sosial media.

"Kenapa Polwan? Karena Polwan adalah salah satu profesi yang sangat terpapar sinar matahari. Mereka sebagai pelindung masyarakat, di hari ulang tahunnya, kami juga ingin mengapresiasi dengan memberikan perlindungan bagi mereka dari sinar UV A dan UV B," kata Melani Masriel, Head of Communication, L'Orèal Indonesia. Kamis (1/9/2016) di Jakarta.

Sebagai salah satu profesi yang kerap terpapar sinar matahari saat bertugas, Polwan, merasa penting untuk melindungi wajahnya dari bahaya sinar UV A dan UV B, yang dapat mengakibatkan berbagai masalah kulit, mulai dari penuaan hingga terbakar sinar matahari.

"Kami sebagai seorang perempuan yang lebih banyak bertugas di lapangan, tetap harus merawat kulit wajah, salah satunya dengan menggunakan krim ber SPF untuk melindungi kulit dari sinar matahari," kata Perwira Koordinator Polwan Polda Metro Jaya, Ajun Besar Polisi Djublina M. Ratu.

Apalagi menurut Djublina, selain memiliki keharusan merawat kesehatan wajah di tengah bertugas, seorang Polwan juga wajib menyeimbangkan profesi dengan kodratnya sebagai seorang perempuan, yang harus mengurus keluarga dan rumah tangga.

Mereka harus pintar menyiasati waktu libur dan istirahat untuk mengurus kepentingan pribadi dan tidak mencampuri urusan pekerjaan dengan hal-hal di luar itu.

"Kita harus menyiasati waktu istirahat dan libur untuk tugas lain di luar profesi. Supaya tidak merugikan jam tugas kita, jangan lebih banyak izinnya saat melaksanakan tugas. Dengan adanya kampanye ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mengapresiasi profesi kami sebagai Polwan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Polwan  Cantik Rumahnya Dulu Sering Kemalingan

Cerita Polwan Cantik Rumahnya Dulu Sering Kemalingan

News | Kamis, 01 September 2016 | 12:39 WIB

HUT Polwan ke 68, Temanya Berani Matahari

HUT Polwan ke 68, Temanya Berani Matahari

News | Kamis, 01 September 2016 | 11:40 WIB

Kapolri: Polwan Lebih 'Sensitif'

Kapolri: Polwan Lebih 'Sensitif'

News | Minggu, 28 Agustus 2016 | 13:42 WIB

Terkini

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

News | Senin, 20 April 2026 | 20:54 WIB

Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia

Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 20:28 WIB

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 20:22 WIB

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

News | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 20:10 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB

Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati

Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati

News | Senin, 20 April 2026 | 19:53 WIB