Wiranto: 3 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Dipulangkan Hari Ini

Adhitya Himawan

Senin, 26 September 2016 | 21:06 WIB
Wiranto: 3 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Dipulangkan Hari Ini
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto saat memberikan keterangan pers terkait status kewarganegaraan Menteri ESDM Archandra Tahar, di Jakarta, Senin (15/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan tiga WNI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dan satu WNI asal Sulawesi Selatan yang sempat disandera kelompok Abu Sayyaf dipulangkan kepada keluarganya hari ini.

"Hari ini (pemulangan). Dipulangkan lengkaplah pokoknya" ujar Wiranto di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Pemulangan ketiga WNI tersebut, menurut dia, setelah melalui berbagai proses mencakup pemeriksaan kesehatan, pengurusan visa dan dokumen diplomatik.

Ketiga sandera yang dibebaskan yakni Lorens Lagadoni Koten (34), Teodorus Kopong Koten (42), dan Emanuel Arakian Maran (46). Para pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu merupakan anak buah kapal pukat tunda LD/114/5S milik Chia Tong Len yang diculik di perairan Lahad Datu, Malaysia, Juli lalu.

Setelah dibebaskan di Pulau Jolo, perairan Sulu, pada Minggu (18/9) sekitar pukul 01.00 waktu setempat, ketiganya dibawa ke Kota Zamboanga, Pulau Mindanao, untuk diserahkan kepada pihak KBRI Manila.

Pejabat Bupati Flores Timur Emanuel Kara mengatakan ketiga sandera akan dipulangkan ke desa asal mereka di Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur.

"Korban sandera itu sudah tiba di Jakarta. Mereka dijadwalkan dipulangkan melaui Kupang pada Senin (26/9) malam," kata dia kepada Antara melalui telepon genggam, Senin, terkait kepulangan para sandera tersebut.

Dia sendiri telah kembali ke Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, tetapi ada dua pejabat daerah yang masih berada di Jakarta untuk mendampingi korban sampai pulang ke kampung halaman.

Menurut dia, pada Selasa (27/9) pagi, tiga sandera itu akan melaporkan diri dulu dan petang harinya bisa melanjutkan perjalanan ke Larantuka menggunakan penerbangan perintis.

"Saya sudah mengundang forum komunikasi pimpinan daerah untuk makan malam bersama para korban pada Selasa (27/9) malam, dan Rabu (28/9) pagi baru diantar ke Desa Latonliwo," kata Emanuel.

Pemerintah dan warga Flores Timur menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah melakukan upaya maksimal untuk membebaskan para sandera tanpa ada korban jiwa.

Sementara kepulangan satu WNI bernama Herman Manggak, asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, juga telah dikonfirmasi oleh Protokol dan Konsuler KBRI Manila Wibanarto Eugenius.

"Mereka (empat WNI) berangkat dari Filipina pada Sabtu (24/9) dan prosesnya ditangani oleh Kementerian Luar Negeri," kata dia.

Herman Manggak adalah nelayan asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang bekerja di kapal ikan berbendera Malaysia. Ia diculik kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah, Malaysia, pada 3 Agustus 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Warga Indonesia Dibebaskan Abu Sayyaf

Tiga Warga Indonesia Dibebaskan Abu Sayyaf

Foto | Senin, 19 September 2016 | 12:54 WIB

Abu Sayyaf Bebaskan Tiga WNI dan Satu Warga Norwegia

Abu Sayyaf Bebaskan Tiga WNI dan Satu Warga Norwegia

News | Minggu, 18 September 2016 | 14:54 WIB

Militan Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Asal Norwegia

Militan Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Asal Norwegia

News | Minggu, 18 September 2016 | 02:33 WIB

Menteri Wiranto Jamin Pelanggaran HAM Masa Lalu Tuntas

Menteri Wiranto Jamin Pelanggaran HAM Masa Lalu Tuntas

News | Rabu, 14 September 2016 | 17:03 WIB

Di DPR, Dua Menko Minta Tambah Anggaran Untuk Tunjangan PNS 2017

Di DPR, Dua Menko Minta Tambah Anggaran Untuk Tunjangan PNS 2017

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:55 WIB

Abu Sayyaf Klaim Dalangi Bom yang Bunuh 14 Orang di Davao

Abu Sayyaf Klaim Dalangi Bom yang Bunuh 14 Orang di Davao

News | Minggu, 04 September 2016 | 02:59 WIB

Abu Sayyaf Siapkan 1.000 Milisi Gempur Filipina

Abu Sayyaf Siapkan 1.000 Milisi Gempur Filipina

News | Jum'at, 02 September 2016 | 06:02 WIB

Indonesia Libatkan Malaysia untuk Bebaskan WNI dari Abu Sayyaf

Indonesia Libatkan Malaysia untuk Bebaskan WNI dari Abu Sayyaf

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:50 WIB

Bentrok di Sulu, Abu Sayyaf Bunuh 12 Prajurit Filipina

Bentrok di Sulu, Abu Sayyaf Bunuh 12 Prajurit Filipina

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 00:03 WIB

Dua Mantan Sandera Abu Sayyaf Telah Diserahkan ke Keluarga

Dua Mantan Sandera Abu Sayyaf Telah Diserahkan ke Keluarga

News | Senin, 29 Agustus 2016 | 15:31 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB