Ledakan RS Siloam Makassar Diduga Akibat Tabung Gas

Dythia Novianty

Rabu, 05 Oktober 2016 | 03:42 WIB
Ledakan RS Siloam Makassar Diduga Akibat Tabung Gas
Rumah sakit Siloam di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [siloamhospitals.com]

Suara.com - Pasien dan tim medis Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan dikejutkan dengan suara ledakan yang berada pada bagian belakang lantai sembilan rumah sakit setempat pada Selasa malam (4/10/2016). Pasien, keluarga pasien termasuk paramedis yang berjaga-jaga, berhamburan keluar rumah sakit itu karena kaget dan panik mendengar suara ledakan cukup keras hingga ke lantai dasar rumkit yang terletak di jalan Metro Tanjung Bunga ini sekira pukul 22.15 WITA.

Kuat dugaan ledakan tersebut bersumber dari gas yang berada di lantai sembilan diketahui merupakan gudang penyimpanan peralatan gas dan listrik rumah sakit itu.

"Tadi terdengar suara keras seperti ledakan, saya dan kelaurga lalu bergegas keluar. Suara itu mirip ledakan tabung gas dan sanhat keras," tutur Lukman salah satu keluarga pasien yang berada dilantai dua rumah sakit.

Saat kejadian, puluhan orang bergegas keluar dari gedung untuk menyelamatkan diri. Suara ledakan terdengar dari lantai dua enam dan delapan bahkan sampai di area lahan parkir. Saat ledakan juga disertai dengan api yang terlihat di lantai sembilan tersebut.

Kepanikan terlihat saat beberapa perawat sempat membawa pasien saat itu dengan kursi roda untuk menyelamatkan diri termasuk keluarga pasien juga mengamankan keluarganya dengan kursi roda karena tidak mampu berjalan.

"Saat ledakan tadi, tiba-tiba air keluar dari plafon rumah sakit membasahi ruangan dan ainya hangat. Saya bersama ayah saya di lantai tujuh langsung keluar mencari perlidungan, sementara lainnya dievakuasi petugas" ujar Ardiyanto kelurga pasien Rabu dini hari (5/10/2016).

Getaran juga terasa pada lantai tiga empat, lima dan tujuh saat kejadian berlangsung. Akibat dari ledakan itu, dua mobil yang parkir persis dibelakang gedung rusak karena dijatuhi reruntuhan ledakan.

Sebanyak 10 mobil Pemadam Kebakaran diterjunkan dan api berhasil dipadamkan 30 menit kedepan. Menurut tim Damkar, api berasal dari lantai sembilan dan mulai merembes ke lantai delapan.

Hingga saat ini ratusan orang dan pasien telah dievakuasi dan berada di lantai dasar maupun area parkir untuk menunggu sampai kondisi benar-benar aman. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penyebab kejadian itu.
Polisi masih berjaka-jaga dilokasi ledakan untuk mengamankan situasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lantai 8 RS Siloam Meledak

Lantai 8 RS Siloam Meledak

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 02:42 WIB

YLKI: Kasus Obat Bius Tertukar, Pelanggaran Serius

YLKI: Kasus Obat Bius Tertukar, Pelanggaran Serius

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 17:52 WIB

BPOM: 90 Persen Buvanest Spinal Telah Ditarik

BPOM: 90 Persen Buvanest Spinal Telah Ditarik

Health | Kamis, 19 Februari 2015 | 14:08 WIB

Ini Hasil Investigasi BPOM Soal Obat Bius Bermasalah

Ini Hasil Investigasi BPOM Soal Obat Bius Bermasalah

Health | Rabu, 18 Februari 2015 | 17:56 WIB

Buvanest Renggut Nyawa, Ini Tanggapan Menkes

Buvanest Renggut Nyawa, Ini Tanggapan Menkes

Health | Rabu, 18 Februari 2015 | 17:06 WIB

RS Siloam Bertanggungjawab Atas Pasien Tewas Usai Suntik Buvanest

RS Siloam Bertanggungjawab Atas Pasien Tewas Usai Suntik Buvanest

Health | Rabu, 18 Februari 2015 | 16:53 WIB

Terkini

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:30 WIB

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:28 WIB

Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun

Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:27 WIB

5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat

5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:26 WIB

90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina

90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:20 WIB

Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan

Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:20 WIB

3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan

3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai hingga Daging Ayam Turun, Daging Sapi dan Minyak Kemasan Melonjak

Harga Pangan Hari Ini: Cabai hingga Daging Ayam Turun, Daging Sapi dan Minyak Kemasan Melonjak

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:19 WIB

Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:19 WIB

Sopir Main HP, Truk Molen Terjepit di Jembatan Matraman Sampai Ban Harus Dikempiskan

Sopir Main HP, Truk Molen Terjepit di Jembatan Matraman Sampai Ban Harus Dikempiskan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:13 WIB

×