Tak Ke Muhammadiyah, Ahok: Tugas Aku Kerja

Selasa, 11 Oktober 2016 | 17:19 WIB
Tak Ke Muhammadiyah, Ahok: Tugas Aku Kerja
Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak menyambangi kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, nomor 62, RT.3, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, Ahok akan beraudiensi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Saya nggak tahu, nggak (ke Muhammadiyah). Tugas aku kerja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Ahok mengatakan, Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang mengatur semua agenda pertemuan.

"Saya nggak tahu, Pak Djarot yang atur ketemu-ketemu orang, pertemuan-pertemuan," katanya.

Sebelumnya, beredar pesan berantai yang mengatas namakan dari Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta, Syahrul Hasan. Dalam pesan berantainya, dia menyerukan dan mengimbau kepada seluruh komponen Muhammadiyah, baik pengurus aktif Muhammadiyah, warga Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah, dan pengurus Amal Usaha Muhammadiyah, untuk datang ke PP Muhammadiyah sama-sama menolak kehadiran Ahok.

"Kita sama-sama menolak kehadiran sang gubernur penista kitab suci Al-Qur'an dan meminta kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk membatalkan agenda pertemuan tersebut," katanya dalam pesan berantai tersebut.

Pernyataan Ahok yang dianggap telah melakukan penistaan agama Islam ketika mengunjungi Kepulauan Seribu, Selasa (27/9/2016), dan mengatakan kepada warga di sana bahwa tak masalah jika warga tak memilihnya lagi di pilkada tahun 2017.

"Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu, nggak pilih saya karena dibohongi (orang) dengan Surat Al Maidah (ayat) 51 macam-macam itu. Itu hak bapak ibu. Kalau bapak ibu merasa nggak bisa pilih karena takut masuk Neraka, oh nggak apa-apa," kata Ahok ketika itu.

"Karena ini panggilan bapak ibu. Program ini (pemberian modal bagi pembudidaya kerapu) jalan saja. Jadi bapak ibu nggak usah merasa nggak enak karena nuraninya nggak bisa pilih Ahok," Ahok menambahkan.

Setelah membuat umat Islam marah dan membuat gaduh menjelang Pilkada Jakarta 2017, Senin, (10/10/2016) kepada wartawan di kantornya, Ahok menyampaikan permohonan maafnya, setelah membawa-bawa surat Al Maidah ayat 51.

"Saya sampaikan kepada ‎semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI