Ledakan Benda Diduga Bom di Stasiun London

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 04:52 WIB
Ledakan Benda Diduga Bom di Stasiun London
Stasiun bawah tanah, The North Greenwich Inggris. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Inggris meledakan sebuah benda mencurigakan yang ditemukan di stasiun bawah tanah London, Kamis (20/10/2016) kemarin. Kepolisian Inggris pun melakukan penyelidikan mendalam.

Peristiwa itu terjadi Kamis pagi waktu London. Polisi dihubungi staf kereta api yang menemukan benda mencurigakan di Stasiun bawah tanah Greenwich. Titik penemuan benda yang diduga bom itu dekat dengan Canary Wharf dan pusat hiburan O2 Entertainment Centre.

Setelah benda dievakuasi, polisi meledakan benda secara manual.

Stasiun The North Greenwich sempat ditutup. Tapi sekarang sudah dibuka lagi.

"Kami menjaga objek terbuka saat ini," kata juru bicara Kepolisian dan Transportasi Inggris.

Saat ini Inggris memang tengah siaga tingkat `tinggi dan kemungkinan serangan teror. Apapun kecurigaan publik akan dianggap serius.
Sebelumnya, jalur bawah tanah Jubilee sempat ditutup sebagian selama jam karena ditemukan paket mencurigakan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emmanuel Macron: Prancis Jangan Jadikan Muslim Sebagai Sasaran

Emmanuel Macron: Prancis Jangan Jadikan Muslim Sebagai Sasaran

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 06:11 WIB

Polisi Kepung Satu Kota di Jerman, Buru Perencana Serangan Bom

Polisi Kepung Satu Kota di Jerman, Buru Perencana Serangan Bom

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 19:46 WIB

Kepala BNPT Minta Media Bijak Wartakan Kasus Terorisme

Kepala BNPT Minta Media Bijak Wartakan Kasus Terorisme

News | Selasa, 27 September 2016 | 03:09 WIB

Indonesia Lahan Subur untuk Kelompok Radikal

Indonesia Lahan Subur untuk Kelompok Radikal

News | Jum'at, 16 September 2016 | 16:11 WIB

BNPT Tak Ingin Berlebihan Akui Teroris Mujahidin Sudah Tak Ada

BNPT Tak Ingin Berlebihan Akui Teroris Mujahidin Sudah Tak Ada

News | Kamis, 15 September 2016 | 13:55 WIB

Temuan Dana Terorisme Harus Dikoordinasikan dengan Polri dan BNPT

Temuan Dana Terorisme Harus Dikoordinasikan dengan Polri dan BNPT

News | Rabu, 14 September 2016 | 17:16 WIB

Densus 88 Telusuri Dana Asing Dicurigai Mengalir untuk Terorisme

Densus 88 Telusuri Dana Asing Dicurigai Mengalir untuk Terorisme

News | Jum'at, 09 September 2016 | 18:16 WIB

Jokowi Pertanyakan Pendekatan Militer dalam Atasi Terorisme

Jokowi Pertanyakan Pendekatan Militer dalam Atasi Terorisme

News | Jum'at, 09 September 2016 | 07:09 WIB

Tiga Perempuan Dicurigai Ingin Ledakkan Bom di Gereja Paris

Tiga Perempuan Dicurigai Ingin Ledakkan Bom di Gereja Paris

News | Jum'at, 09 September 2016 | 06:03 WIB

Australia Paling Banyak Kirim Duit untuk Teroris Indonesia

Australia Paling Banyak Kirim Duit untuk Teroris Indonesia

News | Kamis, 08 September 2016 | 23:01 WIB

Terkini

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB