BNPT Bantah Kecolongan soal Penyerangan Polisi di Tangerang

Yazir Farouk

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 22:04 WIB
BNPT Bantah Kecolongan soal Penyerangan Polisi di Tangerang
Lokasi penyerangan brutal dengan senjata tajam terhadap anggota kepolisian di Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (20/10). (Antara)

Suara.com - Direktur Perlindungan BNPT Brigjen Herwan membantah pihaknya kecolongan dengan adanya penyerangan tiga polisi di Tangerang, Banten (20/10/2016).

"Kita nggak kecolongan, karena ideologi itu nggak terlihat dan mereka bisa aktualisasi kapan saja, kita perlu waspada saja," katanya dalam seminar di FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, Jumat (21/10/2016).

Dalam seminar tentang program penanganan terorisme yang juga dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj itu, dia mengemukakan hal tersebut menanggapi penyerangan polisi oleh SA (22) yang diduga memiliki hubungan dengan ISIS.

"Pelaku teror umumnya memang anak-anak muda, karena mereka umumnya juga di persimpangan jalan dan sedang mencari jatidiri," ujarnya.

Karenanya, lanjut dia, pelaku juga pemain tunggal yang belajar sendiri, melakukan persiapan sendiri, tapi ada historis kebencian dan sempat mengenyam pesantren tertentu yang berpaham keras.

"Pihak-pihak yang menangkapi mereka dianggap batu sandungan, karena itu mereka menyerang polisi atau densus. Kalau polisi di dalam kota mungkin masih bisa dikawal, tapi kalau polisi di lapangan yang ada di pinggiran kota, tentu rawan," katanya.

BNPT kini juga mulai memikirkan program penanganan teroris yang melibatkan 17 lembaga atau kementerian secara sinergis, karena terorisme memang kompleks, sehingga tidak bisa sektoral, termasuk perlu melibatkan universitas.

"Saya kira, lembaga pendidikan perlu mengajarkan asal usul paham radikalis dan teror, agar dapat diwaspadai. Kita juga bekerja sama dengan Kominfo membuat laman tentang paham-paham radikal sebagai informasi dan bahan dialog," katanya.

Dalam seminar itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj menyatakan radikalisme atau terorisme itu berpangkal pada rendahnya pendidikan. Mereka punya semangat Islam, tapi kurang paham tentang Islam secara ilmu/ilmiah, sehingga dijadikan sarana kekerasan.

"Jadi, Islam mereka hanya Islam semangat, bukan Islam ilmiah, mereka nol tentang tafsir, mereka nol tentang Asbabun Nuzul, tapi dijadikan dasar untuk melakukan kekerasan, bahkan untuk melegitimasi juga pakai baju Aswaja, padahal bukan Aswaja, kita harus cerdas, kita tetap ajarkan Islam dengan Islami," katanya.

Menurut dia, radikalisme atau terorisme yang sudah berbentuk ideologi memang sulit dicegah, karena itu langkah paling bijak adalah mengajari mereka yang menyimpang dalam konteks pemahaman dan belum menjadi ideologi.

"Untuk itu, kami menjalin kerja sama dengan berbagau pihak, termasuk dengan Polri, Polhukam, Kemenag, pemerintah pusat dan daerah serta lembaga lain seperti BNPT untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyerang Kapolsek Tangerang Kerap Chatting dengan Kelompok ISIS

Penyerang Kapolsek Tangerang Kerap Chatting dengan Kelompok ISIS

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 19:24 WIB

Pengecut, ISIS Culik 550 Warga Desa di Mosul

Pengecut, ISIS Culik 550 Warga Desa di Mosul

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 18:14 WIB

Kakak Si Brutal dari Sepatan Pernah Lapor ke Badan Terorisme

Kakak Si Brutal dari Sepatan Pernah Lapor ke Badan Terorisme

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:24 WIB

Perjalanan Hidup Si Brutal dari Sepatan Ditelusuri Densus 88

Perjalanan Hidup Si Brutal dari Sepatan Ditelusuri Densus 88

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:55 WIB

Latar Belakang Si Brutal dari Sepatan Bernama Sultan Terungkap

Latar Belakang Si Brutal dari Sepatan Bernama Sultan Terungkap

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:16 WIB

Ini Kondisi Terakhir Tiga Polisi Korban Penyerangan Sultan

Ini Kondisi Terakhir Tiga Polisi Korban Penyerangan Sultan

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:57 WIB

Terkini

QRIS Pedagang yang Dipakai untuk Judi Online, Rekening Bisa Diblokir

QRIS Pedagang yang Dipakai untuk Judi Online, Rekening Bisa Diblokir

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Kala BRI Bikin Gerakan Bersih-Bersih Masif di Ajang MotoGP Mandalika 2026

Kala BRI Bikin Gerakan Bersih-Bersih Masif di Ajang MotoGP Mandalika 2026

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:12 WIB

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

×