YLBHI: SBY Mainkan Api Kasus Penistaan Agama Ahok

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Kamis, 03 November 2016 | 15:15 WIB
YLBHI: SBY Mainkan Api Kasus Penistaan Agama Ahok
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11). (Antara)

Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai mempekeruh susana perpolitikan di DKI Jakarta. Khususnya pernyataan SBY soal kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama yang tengah bersaing dengan anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono.

"Tapi dia merespon (isu SARA) dengan memainkan api panas lagi. Itu merendahkan dirinya juga secara politik," kata Pengacara dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Julius Ibrani di Kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2016).

Menurut Julius, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut seharusnya tidak memanfaatkan situasi saat ini untuk menaikkan pamor kandidat lainnya dengan menekan yang lainnya. Karenanya, dia meminta SBY agar tidak turun memainkan isu SARA yang disebutnya tidak mendidik bagu demokrasi Indonesia.

"SBY yang memanfaatkan situasi seperti ini. Saya katakan sekali lagi SBY adalah elit politik, Mantan presiden dua periode. Sudah sepatutnya isu SARA, politisasi SARA yang remeh temeh yang tidak edukatif, yang merendahkan dirinya seperti ini, ini tidak diucapkan oleh SBY. Dia seorang presiden dua periode," katanya.

Lebih lanjut malah dia menganjurkan SBY agar menjadi corong atau promotor untuk meredakan situasi yang sangat kental dengan isu SARA saat ini. Apalagi, katanya, SBY sangat kental dengan darah militer.

"Harusnya dia menenangkan, harusnya dia bilang kami tidak memainkan isu itu. Kalau ngomongin hak berdemonstrasi silahkan, itu HAM. Kami akan berkampanye dengan cara-cara yang tidak mempolitisasi SARA. Itu menurut kami kebijakan elit politik yang sangat dewasa dan menjunjung tinggi nilai demokrasi," kata Julius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ormas Islam Aksi 4 November, Ahok Pasrah: Tuhan Atur Hidup Ini

Ormas Islam Aksi 4 November, Ahok Pasrah: Tuhan Atur Hidup Ini

News | Kamis, 03 November 2016 | 15:12 WIB

Ini Pernyataan Polisi ke Habib Rizieq Soal Penistaan Agama Ahok

Ini Pernyataan Polisi ke Habib Rizieq Soal Penistaan Agama Ahok

News | Kamis, 03 November 2016 | 15:07 WIB

Toyib Antarkan Istrinya yang Lumpuh untuk Bertemu Ahok

Toyib Antarkan Istrinya yang Lumpuh untuk Bertemu Ahok

News | Kamis, 03 November 2016 | 14:37 WIB

Habib Rizieq: Presiden Tak Boleh Membela Penista Agama

Habib Rizieq: Presiden Tak Boleh Membela Penista Agama

News | Kamis, 03 November 2016 | 14:27 WIB

Habib Rizieq: Saya Saksi Ahli Agama Kasus Ahok

Habib Rizieq: Saya Saksi Ahli Agama Kasus Ahok

News | Kamis, 03 November 2016 | 14:24 WIB

Bayi Nangis Saat Digendong Ahok, Warga Tertawa

Bayi Nangis Saat Digendong Ahok, Warga Tertawa

News | Kamis, 03 November 2016 | 13:59 WIB

Ahok Baru Tahu Pasukan Pengamanannya Ditambah

Ahok Baru Tahu Pasukan Pengamanannya Ditambah

News | Kamis, 03 November 2016 | 13:44 WIB

Ahok Laporkan Pendemo di Rawa Belong yang Memukul Ketua RT

Ahok Laporkan Pendemo di Rawa Belong yang Memukul Ketua RT

News | Kamis, 03 November 2016 | 12:44 WIB

Ahok Jenguk Ketua RT yang Dipukuli karena Mengizinkannya Kampanye

Ahok Jenguk Ketua RT yang Dipukuli karena Mengizinkannya Kampanye

News | Kamis, 03 November 2016 | 12:38 WIB

Polisi Belum Terima Laporan Ketua RT Dipukul Warga Pengusir Ahok

Polisi Belum Terima Laporan Ketua RT Dipukul Warga Pengusir Ahok

News | Kamis, 03 November 2016 | 12:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×