Pelaku Pembunuhan Guru di Bandung Minta Dijemput Polisi

Yazir Farouk

Sabtu, 12 November 2016 | 13:24 WIB
Pelaku Pembunuhan Guru di Bandung Minta Dijemput Polisi
Ilustrasi pembunuhan [pixabay]

Suara.com - Lelaki berinisial IW, pelaku pembunuhan terhadap guru SMA Yayasan Atikan Sunda di Bandung, Jawa Barat telah menyerahkan diri kepada Polisi pada Jumat (11/11/2016) malam.

"Pada Jumat malam sekitar jam 22.30 WIB di Restoran Siap Saji Mc Donald Bunderan Cibiru telah menyerahkan diri satu orang DPO tersangka kasus tindak pidana pembunuhan Tatang Wiganda," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunas, kepada wartawan, Sabtu (12/11/2016).

Tatang tewas dikeroyok oleh tiga orang pelaku pada tanggal 22 Agustus 2016 di Terminal Cicaheum Kota Bandung. Dua pelaku lainnya, yakni HWS dan RSG telah ditetapkan lebih dulu sebagai tersangka oleh polisi.

Menurut Yusri, IW yang sudah masuk DPO selama dua bulan itu dianggap turut serta melakukan pengeroyokan menghantamkan helm pada kepala korban. Usai melakukan aksinya, IW melarikan diri ke kawasan Jatihandap, Bandung.

"Jadi saat itu tersangka IW tidak mempunyai firasat akan terjadi kalau korban meninggal dunia karena dirinya berpikir masalah tersebut sudah selesai. Tapi beberapa saat kemudian, informasi tentang korban yang tewas sampai ke telinganya," ujarnya.

Menurut dia, saat itu IW sempat ketakutan dan langsung melarikan diri ke Subang. Dalam perjalanan, tersangka ini justru balik arah.

"Waktu itu tersangka berpikir kembali dan balik kanan ke arah timur yaitu ke arah Garut. Di Garut uang tersangka habis dan menggadaikan ke orang yang baru ditemuinya senilai Rp1,5 juta," ujarnya.

Uang hasil menggadaikan sepeda motor tersebut, dipakai oleh tersangka IW untuk melarikan diri ke Tasikmalaya, Pangandaran, dan Banjar selama 75 hari.

"Selama pelarian itu unit Reskrim Polsek Kiaracondong mengendus jejak pelaku melalui rekaman komunikasi dengan rekaman tersangka lainnya. Kami mendapatkan informasi dan komunikasi melalui media sosial Facebook, melalui rekan tersangka," kata dia.

Pada akhirnya IW berkomunikasi dengan rekannya dan mengakui kesalahan. Dia meminta agar polisi menjemputnya di tempat yang telah disepakati.

"Jadi untuk menyerahkan diri tersangka lah yang menjanjikan akan ke Bandung sendiri dan memberitahu tempat lokasi penjemputan dan ternyata disepakati tempat di restoran cepat saji di Cibiru," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Pembunuhan di Mesuji, Lampung Berhasil Dibekuk Polisi

Pelaku Pembunuhan di Mesuji, Lampung Berhasil Dibekuk Polisi

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 06:40 WIB

Satu Pelaku Pembunuh YY Divonis Mati, Ini Kata Ketua Komisi VIII

Satu Pelaku Pembunuh YY Divonis Mati, Ini Kata Ketua Komisi VIII

News | Jum'at, 30 September 2016 | 14:33 WIB

Kapolri Geram TSK Pembunuh Polisi Tewas Saat Ditangkap

Kapolri Geram TSK Pembunuh Polisi Tewas Saat Ditangkap

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 18:22 WIB

TSK Pembunuh Polisi Tewas, Kapolri Kirim Dua Jenderal ke Meranti

TSK Pembunuh Polisi Tewas, Kapolri Kirim Dua Jenderal ke Meranti

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 16:46 WIB

Warga Bentrok dengan Polisi, Seorang Warga Tewas

Warga Bentrok dengan Polisi, Seorang Warga Tewas

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 07:43 WIB

Pembunuhan Polisi di Meranti Dilatarbelakangi Kisah Asmara

Pembunuhan Polisi di Meranti Dilatarbelakangi Kisah Asmara

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 15:03 WIB

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 14:56 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 14:47 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

×