Ahmad Yani Apresiasi Polri Tangkap Aspirasi Publik Soal Ahok

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 16 November 2016 | 14:33 WIB
Ahmad Yani Apresiasi Polri Tangkap Aspirasi Publik Soal Ahok
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (16/11/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Koordinator Tim Advokasi Majelis Ulama Indonesia, Ahmad Yani mengapresiasi kinerja penyidik Badan Reserse Kriminal Polri yang sudah menetapkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama. Kata dia, polisi sudah mengetahui apa yang diinginkan publik terhadap Ahok.

"Saya kita polisi menangkap kehendak publik, dan Ahok sendiri kan sudah siapkan jadi tersangka," kata Ahmad Yani saat bertemu Hamzah Haz dan Anies Baswedan di kediaman Hamzah Haz jalan Patra Kuningan XV, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).

Oleh karena itu, meskipun Mantan Bupati Belitung Timur  tersebut sudah meminta untuk segera disidangkan, Ahmad Yani meminta kepada penyidik agar melalui proses yang benar. Politikus Partai Persatuan Pembangunan tersebut meminta polisi agar dalam penyidikannya kasus tersebut harus diawali dengan pemanggilan para saksi.

"Dan dia sudah kalau sudah tersangka agar segera dilimpahkan ke pengadilan, harus melalui proses, saksi-saksi  diperiksa, dia, Ahok juga harus diperiksa ulang, dalam rangka penyidikan," katanya.

Diketahui, Ahok remsi ditetapkan sebagai tersangka pada hari ini. Ahok diduga melakukan penistaan agama, lantaran ucapannya terkait Surat Al-Maidah ayat 51 di Kepualauan Seribu pada tanggal 27 September 2016 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Jadi Tersangka, Jokowi Angkat Suara

Ahok Jadi Tersangka, Jokowi Angkat Suara

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:33 WIB

Kakak Ahok: Dia Siap Mental, Bicara Penjara Pun Tak Ragu

Kakak Ahok: Dia Siap Mental, Bicara Penjara Pun Tak Ragu

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:21 WIB

Joko Anwar dan Desta Ikut Suarakan #KamiAhok

Joko Anwar dan Desta Ikut Suarakan #KamiAhok

Entertainment | Rabu, 16 November 2016 | 14:12 WIB

Usai Ahok Jadi TSK, Pengakuan Pendukungnya Bikin Merinding

Usai Ahok Jadi TSK, Pengakuan Pendukungnya Bikin Merinding

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:10 WIB

Kapolri Akui Sempat Niat Tunda Penanganan Kasus Ahok

Kapolri Akui Sempat Niat Tunda Penanganan Kasus Ahok

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:10 WIB

Gerindra Nilai Status Tersangka Ahok Hal Biasa di Pilkada

Gerindra Nilai Status Tersangka Ahok Hal Biasa di Pilkada

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:03 WIB

Ahok Tersangka, Ini Kata Mantan Wapres Hamzah Haz

Ahok Tersangka, Ini Kata Mantan Wapres Hamzah Haz

News | Rabu, 16 November 2016 | 14:00 WIB

Polisi Yakin Alat Buktinya Kuat untuk Menjerat Ahok

Polisi Yakin Alat Buktinya Kuat untuk Menjerat Ahok

News | Rabu, 16 November 2016 | 13:57 WIB

Ini yang Paling Ditakutkan Lulung Usai Dengar Jawaban Ahok

Ini yang Paling Ditakutkan Lulung Usai Dengar Jawaban Ahok

News | Rabu, 16 November 2016 | 13:43 WIB

Kapolda Ingatkan Warga Jangan Tolak Kampanye Ahok

Kapolda Ingatkan Warga Jangan Tolak Kampanye Ahok

News | Rabu, 16 November 2016 | 13:22 WIB

Terkini

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:13 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB