4 Kader HMI Akhirnya Dapat Penangguhan Penahanan dari Polda Metro

Adhitya Himawan | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 14:57 WIB
4 Kader HMI Akhirnya Dapat Penangguhan Penahanan dari Polda Metro
Pihak KAHMI dan HMI memberikan pernyataannya terkait gerakan "Bela Islam" di kantor KAHMI, Jakarta, Senin (14/11/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Hari ini Kamis (17/11/2016) empat kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akhirnya mendapatkan penangguhan penahanan dari Kepolisian Polda Metro Jaya. Keempatnya ditangkap karena diduga menjadi pelaku kericuhan demonstrasi 4 November lalu.

"Itu merupakan prosedur normal, ya kami minta penangguhan penahanan. Alhamdulillah penyidik mengabulkan, kami berterima kasih," kata Koordinator Tim Kuasa Hukum HMI, Syukur Mandar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2016).

Syukur menambahkan empat kader HMI ini mendapatkan penangguhan dari sejumlah alumni - alumni HMI tersebut.

"Ya Kami, penjamin dari alumni HMI. Saya kira ini prosedur yang normal ya, tidak ada yang luar biasa dalam proses ini," ujar Syukur.

Selanjutnya, selama proses penangguhan berlangsung pihaknya akan kooperatif bila polisi membutuhkan keterangan nantinya.

"Oh iya siap, kami sangat kooperatif dalam proses ini, kami menunggu saja proses ini berjalan, Ya sementara masih wajib lapor ya, sambil menunggu perkembangan selanjutnya," ujar Syukur.

Seperti diketahui empat tersangka kader HMI yang mendapatkan penangguhan penahanan di Polda Metro Jaya yaitu Ismail Ibrahim (23), Ramadhan Reubun, Muhammad Rijal Berkat (26), Rahmat Muni (33). Mereka masih status mahasiswa.

Sementara itu untuk Sekretaris Jenderal HMI Ami Jaya Halim, sudah lebih dahulu mendapatkan jaminan penangguhan penahanan dari penyidik Polda Metro Jaya, Namun statusnya masih tetap tersangka dalam aksi demo 4 November tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Jadi Provokator Demo 4 November, Ini Respon Kapolda Metro

Dituduh Jadi Provokator Demo 4 November, Ini Respon Kapolda Metro

News | Rabu, 16 November 2016 | 17:32 WIB

Pengamat: Kunjungan Jokowi Ingin Kembalikan Kepercayaan Publik

Pengamat: Kunjungan Jokowi Ingin Kembalikan Kepercayaan Publik

News | Selasa, 15 November 2016 | 21:11 WIB

Diperiksa 4 Jam, Ketum PB HMI Tetap Tak Jawab Pertanyaan Penyidik

Diperiksa 4 Jam, Ketum PB HMI Tetap Tak Jawab Pertanyaan Penyidik

News | Selasa, 15 November 2016 | 20:38 WIB

Bom Gereja Samarinda Dinilai Tak Berkaitan dengan Aksi 4 November

Bom Gereja Samarinda Dinilai Tak Berkaitan dengan Aksi 4 November

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:59 WIB

Empat Tersangka Kader HMI Curhat Ke Fahira Idris

Empat Tersangka Kader HMI Curhat Ke Fahira Idris

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:44 WIB

Ketua HMI Kembali Diperiksa Polisi

Ketua HMI Kembali Diperiksa Polisi

News | Selasa, 15 November 2016 | 16:35 WIB

Sikap Tokoh Lintas Agama Melawan Teror dan Menjaga Keberagaman

Sikap Tokoh Lintas Agama Melawan Teror dan Menjaga Keberagaman

News | Selasa, 15 November 2016 | 16:19 WIB

Keluarkan Pernyataan Terkait Demo, Ical Ditegur DPP Partai Golkar

Keluarkan Pernyataan Terkait Demo, Ical Ditegur DPP Partai Golkar

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:54 WIB

FPI: Jangan Mau Dibohongi Jokowi

FPI: Jangan Mau Dibohongi Jokowi

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:08 WIB

Pernyataan Sikap KAHMI dan HMI

Pernyataan Sikap KAHMI dan HMI

Foto | Senin, 14 November 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB