Perjuangan Indonesia untuk Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 05 Desember 2016 | 18:37 WIB
Perjuangan Indonesia untuk Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB
Menko Polhukam Wiranto [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pemerintah Indonesia tengah berjuang agar diterima menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa periode 2019-2020. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Wiranto mengatakan Indonesia telah banyak mendapatkan dukungan dari anggota DK PBB untuk masuk sebagai anggota tidak tetap.
 
‎"Itu terus berlangsung, secara detail nanti silahkan tanya sama Menlu. Tentu perjuangan itu (menjadi anggota tidak tetap DK PBB) kita lanjutkan, karena itu suatu kepercayaan dari banyak anggota Dewan Keamanan," kata Wiranto di Jakarta, Senin (5/12/2016).
 
Salah satu upaya yang menunjang agar dapat masuk sebagai anggota DK PBB, Indonesia terus berperan aktif berkontribusi mengirimkan pasukan dalam misi perdamaian.
 
"Karena itu juga terkait pada posisi kita ‎untuk terus mengirimkan pasukan perdamaian. Pengiriman itu merupakan bagian dari poin-poin yang kita kumpulkan agar bisa menempati posisi yang terhormat tersebut," ujar dia.
 
‎Indonesia telah berkampanye untuk pencalonan sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. Kampanye tersebut telah dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di hadapan 200 tamu undangan di Markas Besar PBB, New York, September lalu.
 
Sebelumnya, Menlu Retno mengatakan Indonesia memiliki postur yang membuatnya layak menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Indonesia adalah negara berpenduduk keempat terbesar dunia, negara demokrasi terbesar ketiga dunia serta negara berpenduduk muslim terbesar dunia.

Suara.com - Selain itu, Indonesia juga termasuk dalam sepuluh negara penyumbang terbesar bagi pasukan pemeliharaan perdamaian PBB. Jumlah perwakilan RI di luar negeri yang mencapai 132 perwakilan dapat membantu Indonesia memahami dengan baik situasi di lapangan.

Pemilihan anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 akan dilaksanakan pada Juni 2018. Indonesia bersaing dengan Maladewa untuk memperebutkan satu kursi yang dialokasikan bagi Negara Asia Pasifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:35 WIB

14 Negara Setuju, AS Sendirian Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

14 Negara Setuju, AS Sendirian Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

Video | Jum'at, 19 September 2025 | 14:05 WIB

"Pembantaian Tanpa Pandang Bulu": DK PBB Didesak Hentikan Serangan Israel di Gaza

"Pembantaian Tanpa Pandang Bulu": DK PBB Didesak Hentikan Serangan Israel di Gaza

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:19 WIB

PBB Kecam Keras Perluasan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

PBB Kecam Keras Perluasan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 02:10 WIB

14 Negara Anggota DK PBB Dukung Resolusi Damai Gaza, AS Sendirian Menolak

14 Negara Anggota DK PBB Dukung Resolusi Damai Gaza, AS Sendirian Menolak

News | Selasa, 26 November 2024 | 07:43 WIB

DK PBB Gagal Sahkan Gencatan Senjata Gaza, Malaysia Beri Kecaman Keras

DK PBB Gagal Sahkan Gencatan Senjata Gaza, Malaysia Beri Kecaman Keras

News | Kamis, 21 November 2024 | 23:23 WIB

UNIFIL Gagal di Lebanon? Utusan PBB Serukan Tindakan Tegas Dewan Keamanan

UNIFIL Gagal di Lebanon? Utusan PBB Serukan Tindakan Tegas Dewan Keamanan

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:23 WIB

Iran Kecam PBB: Bisu Saat Israel Menyerang, Tak Kunjung Berikan Hukuman

Iran Kecam PBB: Bisu Saat Israel Menyerang, Tak Kunjung Berikan Hukuman

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 10:55 WIB

Amerika Gagalkan Gencatan Senjata di Gaza, Indonesia Soroti Ketidakmampuan PBB

Amerika Gagalkan Gencatan Senjata di Gaza, Indonesia Soroti Ketidakmampuan PBB

News | Minggu, 10 Desember 2023 | 07:59 WIB

Terkini

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:37 WIB

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:36 WIB

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB