11 Tokoh Ditangkap, Demokrat Nyindir Jokowi, Bandingkan Era SBY

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 05 Desember 2016 | 19:35 WIB
11 Tokoh Ditangkap, Demokrat Nyindir Jokowi, Bandingkan Era SBY
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berjalan kaki menuju lapangan Monas [suara.com/Erick Tanjung]
Juru bicara Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan selama masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang tidak pernah aparat keamanan menangkap aktivis. Ketika itu, banyak aktivis, di antaranya Ratna Sarumpaet yang mengkritik Yudhoyono dengan keras.

"Saya kira ini kebebasan berekspresi, di masa lalu di Pak SBY hampir nggak ada ya, bukan bukan ke Jokowi aja. Kalau kita liat Ratna Sarumpaet, contoh yang sangat keras bukan hanya Jokowi aja, tapi kepada Pak SBY, tapi nggak pernah (ditangkap), "ujar Didi kepada Suara.com di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, nomor 41, Menteng, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Pernyataan Didi menanggap penangkapan terhadap 11 tokoh pada pagi hari menjelang aksi damai di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Mereka ditangkap dengan tuduhan kasus upaya makar, penghinaan terhadap Presiden Jokowi, dan pelanggaran UU ITE.
 


Tiga tokoh yang dijadikan tersangka dan kemudian ditahan yaitu Sri Bintang Pamungkas, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara Jamran, dan Ketua Komando Barisan Rakyat Rizal Izal.
 
Sedangkan tujuh tersangka lainnya yang dibebaskan yaitu Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Kivlan Zein, aktivis Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, Rachmawati Soekarnoputri, tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz, dan aktivis Ratna Sarumpaet.
 
Serta calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani yang dikenakan dengan pasal dugaan penghinaan Presiden juga dibebaskan. Satu tokoh yang ditangkap belakangan berinisial AF.

Didi menambahkan di era pemerintahan Yudhoyono sangat mengedepankan dialog ruang demokrasi.

"Karena mereka (aktivis) pada saat zaman Pak SBY sangat keras, tapi kami Alhamdulillah tidak pernah sampai harus menangkap membuka dialog ruang demokrasi seluas-luasnya," tuturnya

Didi yang juga pengacara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, mengatakan seharusnya di era demokrasi, pemerintah bisa menerima apapun masukan bukan melakukan tindakan represif seperti melakukan penangkapan.

"Saya pikir biarlah di era demokrasi, kebebasan itu menjadi menjadi pembelajaran bagi pemerintah. Sepahit apapun menjadi masukan, bahwa ini ada hal-hal yang memang inginnya rakyat, begini begini nggak apa-apa kan ditampung, ketimbang lalu harus represif menangkap mereka, saya kurang berpendapat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:36 WIB

Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras

Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:19 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo, Penangkapan Dinyatakan Tak Sah

Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo, Penangkapan Dinyatakan Tak Sah

Foto | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Investasi Rp1,2 Triliun Masuk Jateng, Brebes Siap Jadi Sentra Susu Terbesar Asia Tenggara

Investasi Rp1,2 Triliun Masuk Jateng, Brebes Siap Jadi Sentra Susu Terbesar Asia Tenggara

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 14:54 WIB

Habiburokhman Dorong Pengawas Khusus agar RUU Perampasan Aset Tak Disalahgunakan

Habiburokhman Dorong Pengawas Khusus agar RUU Perampasan Aset Tak Disalahgunakan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:53 WIB

Dinilai Berkonotasi Negatif, Istilah Perampasan Aset Diusulkan Berganti Nama Jadi Asset Recovery

Dinilai Berkonotasi Negatif, Istilah Perampasan Aset Diusulkan Berganti Nama Jadi Asset Recovery

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:45 WIB

Ironi Pendidikan Tinggi: Kelas Menengah Justru Paling Terjepit

Ironi Pendidikan Tinggi: Kelas Menengah Justru Paling Terjepit

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 14:45 WIB

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Ketiga, Tuntut Ganti Rugi Rp200 Juta

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Ketiga, Tuntut Ganti Rugi Rp200 Juta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:43 WIB

Bukan Menolak, PDIP Bongkar Alasan Larang Kadernya Ikut Proyek Makan Bergizi Gratis

Bukan Menolak, PDIP Bongkar Alasan Larang Kadernya Ikut Proyek Makan Bergizi Gratis

Jatim | Senin, 20 Juli 2026 | 14:42 WIB

Breakingnews! Mesir dan Yordania Diskusi Membahas Perang

Breakingnews! Mesir dan Yordania Diskusi Membahas Perang

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:40 WIB

Beli Onitsuka Tiger Ori di Mana? Ini Rekomendasi Toko Tepercaya untuk Hindari Barang Palsu

Beli Onitsuka Tiger Ori di Mana? Ini Rekomendasi Toko Tepercaya untuk Hindari Barang Palsu

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 14:40 WIB

5 Rekomendasi HP Mid Range Terbaik untuk Foto 2026, Hasil Jernih dan Video Stabil

5 Rekomendasi HP Mid Range Terbaik untuk Foto 2026, Hasil Jernih dan Video Stabil

Tekno | Senin, 20 Juli 2026 | 14:37 WIB

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 14:36 WIB

×