Pendukung dan Penentang Presiden Park Berdemonstrasi

Tomi Tresnady

Minggu, 18 Desember 2016 | 02:27 WIB
Pendukung dan Penentang Presiden Park Berdemonstrasi
Aksi unjuk rasa warga Korsel menuntut Presiden Park Geun-hye mundur [AFP]

Suara.com - Pendukung Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Sabtu, berunjuk rasa untuk pemulihan hak, sedangkan penentangnya berkumpul untuk kembali menuntut dia agar dimakzulkan segera atas skandal korupsi.

Pendukung Park, yang terakhir kali turun ke jalan dengan massa dalam jumlah besar pada pertengahan November, memulai unjuk rasa lebih dulu, disusul pengunjuk rasa anti-Park, yang memadati jalan di pusat kota Seoul selama delapan pekan.



Beberapa penentang marah atas alasan pengacara Park pada Jumat bahwa pemakzulan tersebut tidak berlandaskan hukum.

"Ini waktu pertama saya di sini, namun kemarin, saat saya dengar tentang pendapat dia menentang pemakzulan, yang disampaikan ke Mahkamah Konstitusi, apa pun perasaan saya untuknya hilang," kata Roh Yi-young (55).

Pengacara Park memberikan catatan penolakan pada tanggapan pertamanya sejak pemungutan suara pemakzulan dengan menyatakan bahwa mosi tersebut akan dibatalkan Mahkamah Konstitusi, yang akan meninjaunya hingga 180 hari.

Gugatan pengacara kepada Mahkamah Konstitusi menolak semua pasal mosi pemakzulan yang disetujui batas mayoritas parlemen pada 9 Desember, yang menuduh Park melakukan pelanggaran konstitusional dalam tugasnya dan mengingkari hukum.

Kekuasaan Presiden Park ditangguhkan sejak voting pemakzulan yang dirancang untuk melengserkan presiden terpilih Korea Selatan pertama darii jabatannya.

Mahkamah Konstitusi harus lebih dulu menjunjung tinggi mosi tersebut.

Park (64) dituduh berkolusi dengan teman lamanya, Choi Soon-sil, yang telah dipenjara atas tuntutan bisnis besar untuk berkontribusi pada yayasan nonprofit yang dibekingi presiden.

Unjuk rasa pendukung Park di dekat Mahkamah Konstitusi, Sabtu, beberapa blok dengan kantor kepresidenan Gedung Biru, melibatkan beberapa orang tua yang mengaku berada di belakang aksi bahwa mengusir Park merupakan tindakan sesat.

"Siapa yang mencintai negeri ini harus menyelamatkan negeri ini, meskipun sulit," kata Kim Ku-ja (69) sambil membawa bendera nasional.

Media Dia menyalahkan media, yang dianggap memicu sentimen anti-Park, yang hanya fokus pada peliputan pandangan anak muda dan pemilih liberal dan kritikan terhadap operasi plastik Park saat menjabat Presiden.

"Apa yang salah dari seorang perempuan yang mendapat suntikan Botox? Kenapa hal itu jadi perrsoalan? ujar Kim.

Pendukung Park merupakan bagiann minoritas dari pekan-pekan unjuk rasa yang menuntut Park mundur.

Penyelenggara unjuk rasa anti-Park pada Sabtu memperkirakan massanya berjumlah sekitar 300 ribu orang. Hal itu merupakan aksi damai besar seperti aksi sebelumnya yang diiringi nyanyian dan pidato menuntut dia berhenti.

Park mengisyaratkan tidak akan mundur sehingga memicu krisis politik yang akan terjadi selama beberapa bulan.

Dia membantah melakukan kesalahan, namun telah meminta maaf atas kecerobohannya dalam bergaul dengan Choi.

Jika pemakzulan dipatuhi atau Park mundur secara suka rela, pemilihan baru akan dihelat dalam 60 hari untuk mendapatkan pemimpin baru yang akan menjabat tunggal dalam periode lima tahun.

Masa jabatan Park semula berakhir pada Februari 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iklan Vodka Gunakan Gambar Unjuk Rasa Timbulkan Polemik

Iklan Vodka Gunakan Gambar Unjuk Rasa Timbulkan Polemik

News | Rabu, 14 Desember 2016 | 06:33 WIB

Partai Oposisi Berjuang Keras Makzulkan Presiden Park Geun Hye

Partai Oposisi Berjuang Keras Makzulkan Presiden Park Geun Hye

News | Kamis, 01 Desember 2016 | 04:51 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×