Ahok Paparkan Bukti Korban Gusuran di Rusun Tak Menderita

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 21 Desember 2016 | 18:52 WIB
Ahok Paparkan Bukti Korban Gusuran di Rusun Tak Menderita
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi hasil riset Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terhadap warga korban gusuran yang tinggal di Rumah Susun. Mereka disebut tidak sejahtera. Mereka kesulitan memenuhi hidup sehari-sehari dan menunggak biaya sewa rusun.

Ahok mengaku heran. Sebab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan harga Rusun lebih murah dibanding sewa rumah di bantaran sungai.

"Sebetulnya kalau kamu tanya sama mereka yang sewa sewa dipinggir sungai itu Rp450 ribu, kita tuh cuma bayar Rp 5 Ribu sehari, Rp 150 ribu (sebulan)," ujar Ahok di Jalan Lapangan Tembak, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016)

Tak hanya itu, Ahok menuturkan Pemprov DKI Jakarta juga telah menyediakan transportasi, sarana kesehatan dan pendidikan gratis bagi penghuni rusun. Selain itu, juga pihaknya juga menyediakan operasi pasar yang menjual sembako, dengan harga terjangkau bagi semua penghuni rusun.

"Kamu naik bus nggak bayar, logikanya kalau kamu ngaku miskin, ko kredit motor, tapi kita sediakan naik bus nggak bayar. Anak anda naik bus nggak bayar, kasih KJP lagi, terus operasi pasar terus ada dokter lagi. Kamu tahu nggak kesehatan nggak bayar, pendidikan nggak bayar, transportasi nggak bayar, perumahan hampir nggak bayar, Tapi 150 ribu (sebulan), sembako juga operasi pasar terus. Jadi gimana ada pelanggaran saya nggak ngerti lagi," kata dia.

Sebelumnya, LBH Jakarta juga meriset biaya transportasi yang meningkat yang dikeluhkan penghuni rusun. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengaku heran banyak warga rusun yang masih mengeluhkan soal akses. Pasalnya, ketika memindahkan warga gusuran ke rumah rusun, Ahok telah mempertimbangkan semua faktor yang akan terjadi.

"Walaupun dia aksesnya jauh kan masih tetap di Jakarta. Akses jauh kalau kamu bayar transport, kamu bayar transport nggak? kan nggak. Jadi harus diperhatikan itu faktor, kenapa saya pikirkan," kata Ahok.

Ahok tak habis pikir warga korban gusuran Jakarta yang masih mengeluhkan soal biaya akses yang jauh. Ia pun membandingkan orang-orang yang mencari kerja ke luar kota hingga ke luar negeri, yang tak pernah mengeluhkan biaya transportasi.

"Kalau masih di Jakarta, jauh berapa sih, orang kalau nggak ada uangnya kerja dimana, Kalimantan bahkan jadi TKI, TKW juga mau, ini masih Jakarta. Terus kita tanya orang kerja di Jakarta (yang gaji) Rp3 juta lebih itu (mereka) dari mana? Bogor, Depok, Bekasi. Kok mereka nggak pernah ngeluh jauh, iya kan," paparnya.

baca juga

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merilis kondisi warga korban penggusuran Pemerintah Provinsi DKI yang kini tinggal di rumah susun. Berdasarkan hasil riset LBH Jakarta terhadap warga korban penggusuran sejak era pemerintahan Gubernur DKI Sutiyoso hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kondisi mereka yang kini tinggal di rusun ternyata tidak sejahtera.

Rusun selalu dikampanyekan sebagai solusi utama bagi korban penggusuran sejak era Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso hingga Ahok. Mereka selalu menjanjikan kehidupan warga yang dipindah di Rusun jadi lebih sejahtera karena memperoleh banyak bantuan jaminan sosial dari pemerintah.

LBH menemukan, pengeluaran warga meningkat drastis dan kondisi ekonomi mereka semakin sulit sejak tinggal di Rusun. Survei menemukan 66.7 persen warga mengaku hanya membayar Rp0-Rp100 ribu perbulan untuk biaya sewa atau perawatan rumah sebelum digusur. Namun setelah digusur 35 persen warga mengalami peningkatan pengeluaran sewa hingga Rp100 ribu-Rp200 ribu (rumah lama hanya 11 persen) dan 42 persen sejumlah Rp200 ribu-Rp300 ribu (rumah lama hanya 7 persen). 18 persen mengaku membayar diatas Rp300 ribu per bulan.

Kemudian biaya lain yang mengalami peningkatan antara lain biaya konsumsi, biaya tagihan air, biaya tagihan listrik, dan biaya transportasi publik.

"Sebanyak 45.8 persen warga menyatakan mengeluarkan diatas Rp300 ribu perbulan ketika tinggal di Rusun," tutur dia.

Dia menambahkan, tingkat pengangguran meningkat sejak warga dipindah tinggal di rusun.

"Kami juga menemukan terjadi peningkatan dari 8.2 persen katika menghuni rumahh lama menjadi 13.5 persen warga tidak bekerja atau menganggur ketika menghuni rusun," terang dia.

Survei ini dilakukan pada April hingga Oktober 2016 dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Survei dilakukan di 18 rusun dengan jumlah responden 250 orang yang semuanya adalah kepala keluarga dari kalangan laki-laki dan perempuan. Lama penghuni Rusun rata-rata 0-2 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalah Praperadilan, Buni Yani Siapkan Perlawanan Lagi

Kalah Praperadilan, Buni Yani Siapkan Perlawanan Lagi

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 17:55 WIB

Adik Dianggap Notaris, Ahok Tertawa: Fitnah Melulu

Adik Dianggap Notaris, Ahok Tertawa: Fitnah Melulu

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 17:16 WIB

Gugatan Buni Yani Ditolak, Polda Metro: Alhamdulillah

Gugatan Buni Yani Ditolak, Polda Metro: Alhamdulillah

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 17:07 WIB

Dewan Pers Ingatkan Berita Sidang Ahok Jangan Ulang Kasus Jessica

Dewan Pers Ingatkan Berita Sidang Ahok Jangan Ulang Kasus Jessica

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 16:38 WIB

Atasi Banjir, Ahok Ancam Jebol Tembok Apartemen di Cilandak

Atasi Banjir, Ahok Ancam Jebol Tembok Apartemen di Cilandak

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 16:01 WIB

Ngadu ke Mendagri, ACTA Minta Ahok Dipecat dari Gubernur DKI

Ngadu ke Mendagri, ACTA Minta Ahok Dipecat dari Gubernur DKI

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 15:24 WIB

Dewan Pers Protes Wajah Ahok Masih Disorot TV di Sidang

Dewan Pers Protes Wajah Ahok Masih Disorot TV di Sidang

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 15:12 WIB

TKI Hong Kong Sumbang Duit Rp4 Juta untuk Ahok

TKI Hong Kong Sumbang Duit Rp4 Juta untuk Ahok

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 14:10 WIB

Ahok-Djarot Target Kumpulkan Dana Kampanye Rp80 Miliar

Ahok-Djarot Target Kumpulkan Dana Kampanye Rp80 Miliar

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 13:26 WIB

Djarot Sambangi Rumah Lembang Temui Ahok

Djarot Sambangi Rumah Lembang Temui Ahok

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 12:59 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×