Array

AJI: Polisi Gagal Lindungi Kebebasan Pers

Jum'at, 23 Desember 2016 | 16:53 WIB
AJI: Polisi Gagal Lindungi Kebebasan Pers
Ketua Umum AJI Indonesia, Suwarjono, di Jakarta, Jumat (28/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen Indonesia menilai kepolisian telah gagal melindungi kebebasan pers, kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat di Indonesia. Ini terbukti dengan adanya pembiaran sejumlah kasus kekerasan terhadap jurnalis.

"Dari 78 kasus yang terjadi sepanjang tahun 2016, tidak ada satupun kasus yang diproses hukum hingga dibawa ke pengadilan. Termasuk kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Baik dilakukan oleh TNI, Polisi, Satpol PP, aparat pemerintah hingga warga," kata Ketua Umum AJI Indonesia Suwarjono di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016)

Bahkan, lanjut Suwarjono, dua tahun berturut-turut, Polisi menjadi pelaku kekerasan terbanyak kedua setelah warga tehadap jurnalis. Sebab itu, AJI pada perayaan hari kebebasan pers dunia tahun 2016 menetapkan Polisi sebagai musuh kebebasan pers 2016.

"Tahun 2015 penghargaan serupa juga disematkan kepada korps baju cokelat ini," ujar Suwarjono.

Menurut Suwarjono, sejak ditetapkan sebagai musuh kebebasan Pers, ternyata lembaga yang kini dipimpin oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian itu samasekali tidak ada perubahan. Katanya, Polisi gagal menjadi pelayan dan pengayom publik.

"Desakan AJI agar kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan 8 jurnalis yang hingga kini belum diketahui pelakunya. Hingga kini belum ada tindak lanjut," ujar Suwarjono.

Delapan jurnalis yang maninggal karena pemberitaan itu adalah Muhammad Fuad Syahfrudin jurnalis Harian Bernas Yogyakarta, tewas tahun 1996, Agus Mulyawan jurnalis Asia Press tewas di Timor-Timur 25 September 1999, Muhammad Jamaludin jurnalis TVRI di Aceh tewas 17 Juni 2013, Ersa Siregara jurnalis RCTI tewas 29 Desember 2003, Herliyanto jurnalis Tabloid Delta Pos tewas 29 April 2006, Adriansyah Matra'is Wibisono jurnalis TV lokas Merauke tewas 29 Juli 2010 dan Alfred Mirulewan jurnalis Tabloid Pelangi Maluku, tewas 18 Desember 2010.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI