Beda Quick Count LSI dan Real Count KPUD soal Kemenangan Ahok

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Minggu, 19 Februari 2017 | 04:34 WIB
Beda Quick Count LSI dan Real Count KPUD soal Kemenangan Ahok
Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, mengunjungi markas pemenangan Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (15/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA ikut merilis hasil quick count Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017 yang digelar, Rabu (15/2/2017) lalu. Dengan data masuk yang sudah mencapai 95,71 persen pada Pukul 15.50 WIB tersebut, didapat pasangan Ahok-Djarot menduduki tangga teratas, dengan perolehan suara 42,95 pers.

Berhasil meninggalkan pasangan Anies-Sandi yang mendapat suara 40,17 persen disusul pasangan Agus-Sylvi yang hanya mendapatkan 16,88 persen suara.

Dalam penjelasan LSI, meski menang, Ahok-Djarot hanya berhasil menguasai dua wilayah Kabupaten/Kota di Propinsi DKI Jakarta, yakni, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Sedangkan empat wilayah lainnya dimenangkan oleh Anies-Sandi dengan prosentase suaranya adalah Jakarta Selatan 47,47 persen, Jakarta Pusat 41,63 persen, Jakarta Timur 41,65 persen, dan Kepulauan Seribu 46,4 persen.

"Basisnya Anies-Sandi ini paling tinggi di Jakarta Selatan. Dan Kepulauan Seribu juga dimenangkan oleh pasangan nomor urut tiga," kata Peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana di kantornya, jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur.

Data yang disampaikan oleh LSI Denny JA ini berbeda dengan yang dipaparkan oleh KPU DKI Jakarta berdasarkan real count setelah merekapitulasi hasil suara dari semua Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berdasarkan data tersebut, pasangan Ahok-Djarot mendapatkan suara 42,91 persen, Pasangan Anies-Sandi, 40,05 persen, dan dan Pasangan Agus-Sylvi, 17,05 persen. Dan dari hasil tersebut, Ahok-Djarot berhasil menang di empat wilayah, yakni Jakarta Barat dan Jakarta Utara 49 persen, Jakarta Pusat 43 persen, dan Kepulauan Seribu 39 persen. Sementara Anies-Sandi hanya menang di dua wilayah, dan selisih dengan Ahok pun tidak terlalu signifikan.

"Perbedaan yang cukup signifikan antara pasnagan Ahok-Djarot dengan Anies-Sandi terdapat di Jakarta Barat dan Jakarta Utara yaitu 14 persen dan Jakarta Selatan 8 persen.Adapun Jakarta Pusat selisih enam persen, Jakarta Timur selisih tiga persen, dan Kepulauan Seribu selisih lima persen," kata Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat, Masyukurdin Hafidz di gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017).

Kalau diperkecil lagi ke wilayah Kecamatan, pangan Ahok-Djarot mendapat banyak suara di Kecamatan Kelapa Gading 69 persen, Grogol Petamburan 63 persen, Sawah Besar 61 persen, Penjaringan dan Tamansari. Sedangkan yang terendahnya adalah Kecamatan Pancoran, Tebet, .Amplang Prapatan, Tanah Abang, dan Cakung.

"Sedangkan Anies-Sandi suara tertinggi di Kecamatan Mampang Prapatan, Pancoran, Tebet, Tanah Abang, dan Palmerah. Dan yang terendah itu di daerah Ahok mendapatkan suara terbanyak, seperti Kelapa Gading, Sawah Besar, Penjaringan, Grogol Petamburan, dan Tamansari," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Bisa Mencoblos, Warga Ramai-Ramai ke Posko Ahok-Djarot

Tak Bisa Mencoblos, Warga Ramai-Ramai ke Posko Ahok-Djarot

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 12:13 WIB

Pergi dan Datang Lagi ke Balai Kota Terburu-buru, Ahok Kenapa?

Pergi dan Datang Lagi ke Balai Kota Terburu-buru, Ahok Kenapa?

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 19:05 WIB

Golkar Lobi Demokrat Agar Dukung Ahok, Tapi Tak Lewat SBY

Golkar Lobi Demokrat Agar Dukung Ahok, Tapi Tak Lewat SBY

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 17:38 WIB

Djarot Merasa Dirugikan

Djarot Merasa Dirugikan

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 16:25 WIB

Bukan Basis Pendukung, Kenapa di TPS Ini 100 Persen Pilih Ahok?

Bukan Basis Pendukung, Kenapa di TPS Ini 100 Persen Pilih Ahok?

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 14:18 WIB

PPP Tentukan Dukungan di Pilkada DKI Putaran Dua Pekan Depan

PPP Tentukan Dukungan di Pilkada DKI Putaran Dua Pekan Depan

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 12:58 WIB

TPS Ini 100 Persen Milik Ahok, Ketua RW: Banyak Anjing Liar

TPS Ini 100 Persen Milik Ahok, Ketua RW: Banyak Anjing Liar

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 12:14 WIB

Cerita dari TPS 32, Ahok Menang 100 Persen, Anies dan Agus Nol

Cerita dari TPS 32, Ahok Menang 100 Persen, Anies dan Agus Nol

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 11:55 WIB

Anies Mau "Drainase Vertikal", Ahok Tetap Normalisasi Sungai

Anies Mau "Drainase Vertikal", Ahok Tetap Normalisasi Sungai

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 11:08 WIB

Ahok Akhirnya Akui Jakarta Belum Seratus Persen Bebas Banjir

Ahok Akhirnya Akui Jakarta Belum Seratus Persen Bebas Banjir

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 10:18 WIB

Terkini

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:47 WIB

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB