Array

Ada Tawuran, FPI Salahkan Ahok: Nggak Pantas Jadi Gubernur!

Rabu, 08 Maret 2017 | 13:35 WIB
Ada Tawuran, FPI Salahkan Ahok: Nggak Pantas Jadi Gubernur!
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menggelar jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (4/3) [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh].
Juru bicara Front Pembela Islam Slamet Ma'atif menyalahkan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas konflik antara Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, dan warga Gang Tuyul, Manggarai, Jakarta Selatan, yang kembali pecah dalam beberapa hari terakhir. Ahok dianggap tidak bisa menyelesaikan persoalan warga dengan cara persuasif.

"Ahok nggak pantas jadi gubernur Jakarta (dari) akhlaknya, (dan) sikapnya. Itu kan sudah tak mencerminkan budaya-budaya Betawi. Bukan orang Jakarta. Karena juga kebanyakan warga jakarta muslim, dia non muslim," kata Slamet kepada Suara.com, Rabu (8/3/2017).
 
Tawuran warga pada Minggu lalu telah merenggut dua nyawa pemuda.
 

Menurut Slamet sikap kepemimpinan Ahok yang disebutnya arogan berdampak kepada masyarakat.

"Makanya kami berupaya semaksimal mungkin tolak pemimpin non muslim di Jakarta dan menolak pemimpin kafir. Udah gitu kan karakternya, mulutnya comberan, arogan. Itu yang memperluas pertikaian dan sebagainya," kata dia.

Konflik di tingkat horisontal, menurut Slamet, diperparah oleh banyaknya kasus pengangguran.

"Kemudian yang muncul konflik sosial seperti tawuran itu kan tingkat pengangguran yang saat ini semakin tinggi. Sementara lapanga pekerjaan itu semakin susah," kata dia.

Faktor maraknya penjualan minuman keras dan narkoba, menurut Slamet, juga turut menjadi pemicu.

"Salah satunya iya. Dari beberapa indikasi, salah satunya itu. Ini kan yang menyebabkan kejadian-kejadian yang terjadi di masyarakat seperti tawuran antar kampung dan sebagainya," kata Slamet.

Karena yang memiliki kewenangan tidak bekerja maksimal, FPI akhirnya turun tangan untuk kampanye pemberantasan peredaran minuman keras dan narkotika.

"Makanya kami kan semaksimal mungkin untuk menolak peredaran minuman keras. Sampai sekarang masih kami lakukan," kata dia.

FPI, kata dia, juga turut serta menyadarkan masyarakat agar jangan mudah tersulut emosi dan ikut-ikutan tawuran.

"Untuk bidang dakwah kami sudah rutin dilakukan, ada majelis taklim. Sebulan kami keliling di Jakarta. Satu materi dakwah keliling kami kan ngajak kedamaian, kerukunan, itu sudah kami lakukan bertahun-tahun di majelis-majelis kami," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI