Array

SBY Berseloroh, Jokowi Hidupnya Tidak Tenang

Kamis, 09 Maret 2017 | 14:33 WIB
SBY Berseloroh, Jokowi Hidupnya Tidak Tenang
Presiden Joko Widodo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di Istana [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo, siang hari ini, sekaigus untuk menyampaikan klarifikasi langsung dengan Presiden agar tidak ada lagi syak wasangka.

"Sedikit memang karena jarang bertemu atau sudah lama tidak bertemu, mungkin saja ada informasi-informasi yang tidak sepatutnya didengar, baik oleh beliau atau saya sendiri," kata Ketua Umum Partai Demokrat di beranda belakang Istana, Jakarta.

Yudhoyono mengatakan suasana pertemuan dengan Presiden berlangsung penuh persahabatan.

"Tadi suasananya baik sekali karena dapat dijadikan sebagai ajang tabayun. Dengan demikian seperti yang saya duga, beliau tetap percaya bahwa seorang SBY itu juga ingin berbuat yang terbaik untuk negeri ini, untuk pemerintahan beliau," kata Yudhoyono.

Yudhoyono menegaskan komitmennya untuk turut berkontribusi membangun bangsa.

"Kalau seloroh saya, Presiden ini hidupnya tidak tenang, kiri salah, kanan salah, maju kena, mundur kena itu dan itu saya sampaikan juga kepada beliau, saya alami juga dulu ketika 10 tahun memimpin indonesia," kata Yudhoyono.

Tapi, Yudhoyono tahu Presiden Jokowi dapat menghadapi semua ujian dengan baik.

"Saya tahu beliau akan tegar terus menghadapi berbagai ujian sejarah ini kita doakan semua separuh perjalanan bulan depan ini sudah separuh jalan kabinet yang beliau pimpin tinggal separuh jalan lagi, harapan saya semakin sukses. Kalau pemerintah sukses, kan rakyat kita juga senang," kata Yudhoyono.

Ingin blak-blakan

Menanggapi perkembangan politik akhir-akhir ini yang tidak menguntungkannya, Yudhoyono menyatakan ingin sekali berdialog langsung dengan Presiden.

"Niat saya, saya ingin bicara dengan beliau secara blak-blakan. Siapa yang laporkan ke beliau, yang beri info, intelijen, ke beliau yang menuduh saya danai 411 (aksi 2 November), tunggangi aksi damai itu, urusan pemboman, dan urusan makar," kata Yudhoyono dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017).
Yudhoyono berharap dengan adanya klarifikasi langsung dengan Presiden, tidak ada lagi syak wasangka dikemudian hari.

"Saya ingin sebetulnya lakukan klarifikasi secara baik, dengan niat baik, supaya tidak menyimpan, baik Pak jokowi dan saya, prasangka, praduga, persaan enak dan tidak enak, atau saling bercuriga," kata Yudhoyono.

Yudhoyono mengatakan dapat memahami posisi Presiden Jokowi karena Yudhoyono pernah memimpin negeri ini selama dua periode.

"Beliau Presiden kita, saya pernah menangani negeri ini sebelum beliau, alangkah bagus kalau bisa ketemu. Biar bisa blak-blakan, supaya ketahuan mana yang benar dan tidak benar," kata Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI