KPK Didesak Usut Pengacara Muda Misterius yang Tekan Miryam

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2017 | 11:43 WIB
KPK Didesak Usut Pengacara Muda Misterius yang Tekan Miryam
Penyidik KPK Novel Baswedan, Ambarita Damanik dan Irwan Santoso bersaksi di sidang e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/3).

Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut pengacara muda misterius, yang diduga menekan saksi kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Miryam S Haryani.

Pengacara muda tersebut diduga menekan Miryam agar mencabut seluruh isi pemeriksaan dalam Berita Acara (BAP) KPK.

Pengacara yang identitasnya belum diketahui itu kali pertama disebut oleh Miryam dalam persidangan kasus korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/3/2017).

"Kami akan datang ke KPK siang nanti jam 2 untuk menyerahkan surat secara langsung kepada KPK sekaligus desakan untuk menindaklanjuti dan memproses secara hukum terlapornya," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalu keterangan tertulisnya, Jumat (31/3/2017).

Pada persidangan kasus e-KTP kemarin, Jaksa Penuntut Umum KPK menanyakan kepada Miryam terkait pertemuannya dengan pengacara muda. Namun, meski terus dicecar pertanyaan hal yang sama, politikus Partai Hanura tersebut tetap bungkam.

Miryam hanya mengakui pernah mendatangi kantor pengacara Elza Syarif di Jalan Latuharhari. Di sana, Miryam mengakui hanya menemui Elza dan karyawannya.

Dia juga menuturkan tidak terlalu banyak membahas kasus korupsi  e-KTP. Pasalnya, tujuan Miryam kesana terkait peminjaman uang.

Sebelum bertemu Elza, Miryam juga diketahui bertemu Pengacara Rudi Alfonso. Tidak diketahui apa yang dibicarakan Miryam dengan Rudi.

Namun, setelah bertemu dengan beberapa pengacara tersebut, Miryam memutuskan mencabut seluruh keterangannya kepada KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setnov Pernah Minta Ganjar Jangan Galak Soal E-KTP

Setnov Pernah Minta Ganjar Jangan Galak Soal E-KTP

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 01:14 WIB

Agun Sebut Andi Narogong Pernah Makan di Fraksi Golkar

Agun Sebut Andi Narogong Pernah Makan di Fraksi Golkar

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 21:23 WIB

Kasus Korupsi e-KTP, Ganjar Pranowo: Saya Lega

Kasus Korupsi e-KTP, Ganjar Pranowo: Saya Lega

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 19:37 WIB

Ganjar Ngaku Ditawari Duit dan Dikirimi Bungkusan Menggiurkan

Ganjar Ngaku Ditawari Duit dan Dikirimi Bungkusan Menggiurkan

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 19:10 WIB

Sidang Suap E-KTP, Ganjar Ngaku Pernah Dapat Pesan Khusus Novanto

Sidang Suap E-KTP, Ganjar Ngaku Pernah Dapat Pesan Khusus Novanto

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 18:10 WIB

Konfrontir, Sugiharto Ngaku Beri Duit 4 Kali, Miryam Tetap Bantah

Konfrontir, Sugiharto Ngaku Beri Duit 4 Kali, Miryam Tetap Bantah

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 17:52 WIB

Ganjar Pranowo Jadi Saksi Kasus e-KTP

Ganjar Pranowo Jadi Saksi Kasus e-KTP

Foto | Kamis, 30 Maret 2017 | 17:15 WIB

Miryam Ngaku Ditekan Penyidik, Tapi Video Tunjukkan Ketawa Bareng

Miryam Ngaku Ditekan Penyidik, Tapi Video Tunjukkan Ketawa Bareng

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:58 WIB

Dituduh Ancam Agar Bungkam, Desmon Tak Tega Polisikan Miryam

Dituduh Ancam Agar Bungkam, Desmon Tak Tega Polisikan Miryam

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:12 WIB

Aksi Miryam Bikin Kantuk Hilang, Kena Tetesan Air AC, Geser Kursi

Aksi Miryam Bikin Kantuk Hilang, Kena Tetesan Air AC, Geser Kursi

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 15:51 WIB

Terkini

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:33 WIB

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:30 WIB

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:19 WIB

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB