Bom Beracun Suriah Telan 72 Nyawa, Trump Ancam Bashar Al Assad

Madinah

Kamis, 06 April 2017 | 13:38 WIB
Bom Beracun Suriah Telan 72 Nyawa, Trump Ancam Bashar Al Assad
Presiden AS Donald Trump. (AFP)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merasa bertanggung jawab atas krisis kemanusiaan dan politik yang terjadi di Suriah. Pasca serangan bom gas beracun yang menewaskan 70 lebih korban jiwa di wilayah Idlib, Trump disebut-sebut akan melakukan aksi militer ke wilayah kedaulatan Presiden Bashar al Assad.

"Sikap saya terhadap Suriah dan Assad sudah sangat berubah," katanya dalam jumpa pers di Rose Garden.

Trump geram serangan bom beracun yang diduga dilakukan Assad di kamp pemberontak telah menewaskan anak-anak dan bayi tak berdosa. Dalam pernyataannya, Trump mengaku akan menggunakan kekuasaannya untuk meminta kepada diplomat AS melengserkan Assad dari kursi presiden Suriah.

"Ketika Anda membunuh anak-anak dan bayi tak berdosa dengan gas kimia yang sangat berbahaya, ini sudah sangat melampaui batas, bahkan sungguh kelewatan," tegas Trump.

"Sekarang saya memiliki tanggung jawab, dan saya akan menjalankannya dengan kebanggaan," lanjutnya.

Pidato Trump mirip dengan yang disampaikan mantan presiden Barack Obama di semester pertamanya sebagai presiden. Saat itu, Obama memperingatkan konsekuensi yang bakal diterima Assad jika menggunakan senjata kimia kepada rakyatnya.

Sebelumnya, The Syrian Observatory for Human Rights, lembaga pemantau hak asasi manusia mengklaim 35 warga sipil tewas dalam serangan udara yang menyasar kelompok pemberontak di Kota Khan Sheikhun, Suriah, Selasa (4/4/3017).

Organisasi itu menyebutkan, sembilan anak-anak termasuk dalam 35 orang yang tewas. Mereka juga mengungkapkan serangan udara tersebut menggunakan gas beracun.

“Kota Sheikhun berada di barat laut Suriah, tepatnya di Provinsi Idlib, yang menjadi basis pemberontak melawan Presiden Bashar al Assad. Korban tewas setelah sesak nafas akibat bom gas beracun,” terangnya. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putra Donald Trump Anggap Wajar Praktik Nepotisme

Putra Donald Trump Anggap Wajar Praktik Nepotisme

News | Kamis, 06 April 2017 | 07:39 WIB

ISIS: Amerika Serikat Kini Dipimpin Seorang Idiot

ISIS: Amerika Serikat Kini Dipimpin Seorang Idiot

News | Rabu, 05 April 2017 | 13:03 WIB

Donald Trump Masuk Daftar Nama Target Pembunuhan ISIS

Donald Trump Masuk Daftar Nama Target Pembunuhan ISIS

News | Rabu, 05 April 2017 | 12:37 WIB

Diserang Pakai Bom Gas Beracun, 35 Warga Sipil Suriah Tewas

Diserang Pakai Bom Gas Beracun, 35 Warga Sipil Suriah Tewas

News | Selasa, 04 April 2017 | 15:40 WIB

Ferrari Bekas Trump Laku Dilelang Seharga Rp3,6 Miliar

Ferrari Bekas Trump Laku Dilelang Seharga Rp3,6 Miliar

Otomotif | Minggu, 02 April 2017 | 11:45 WIB

Rugikan Rakyat, 250 Ribu Orang Usir Melania Trump dari New York

Rugikan Rakyat, 250 Ribu Orang Usir Melania Trump dari New York

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 16:06 WIB

Terkini

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:07 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:53 WIB

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:33 WIB