Trauma, Psikolog Dampingi Korban Penyanderaan di dalam Angkot

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 10 April 2017 | 14:37 WIB
Trauma, Psikolog Dampingi Korban Penyanderaan di dalam Angkot
Ibu dan anak disandera di angkot [Youtube]

Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur akan memberikan pendampingan psikologi kepada Risma Oktaviani dan anaknya yang sebelumnya mengalami penyanderaan di dalam angkutan umum KWK T 25 rute Rawamangun-Pulogadung oleh pelaku bernama Hermawan (28), Minggu (9/4/2017).

"Ya, pendekatan psikologi untuk melakukan penyembuhan juga perlu, jadi tidak hanya fisiknya. Ya nanti kita akan melakukan itu. Kan kami ada Divisi psikologi ya di Polda naupun di Polres," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andri Wibowo di Polda Metro Jaya, Senin (10/4/2017).

Dalam peristiwa penyanderaan tersebut, Hermawan sempat mengancam ingin membunuh Risma saat menggendong anaknya berinisial DIH di dalam angkot. Hermawan mengalungkan senjata tajam ke leher Risma supaya bisa menyerahkan barang-barang berharga. Menurutnya, pendampingan psikologi saat dibutuhkan untuk menghilangkan trauma yang dialami korban.

"Orang kena kejahatan itu kena traumatik apalagi yang seperti itu dgn kekerasan, dengan pisau dan sebagainya biasanya ini traumatik sehingga perlu pendekatan terhadap korban perlu, dengan pendekatan-pendekatan psikologi," kata dia.

Meski berhasil lolos dari penyanderaan, Risma masih menjalani perawatan di rumah sakit Islam, Pondok Kopi, Jakarta Timur karena mengalami luka di bagian telapak tangan. Sedangkan anaknya berinsial DIH mengalami luka di bagian punggung.

Pendampingan psikologi itu, kata Andri akan dilakukan setelah Risma sembuh.

"Nanti setelah sembuh, ya untuk menyembuhkan traumatik ya. (Sekarang Risma dan anaknya) masih dirawat," kata dia.

Kejadian penyanderaan tersebut terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat traffic light Buaran, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB. Hendrawan menaiki angkutan umum di prapatan, dekat kantor Perumnas II. Di dalamnya sudah ada Risma dan anaknya berinisial DIH yang masih kecil.

Hermawan lantas menodongkan senjata tajam kepada Risma yang sedang menggendong anaknya. Bandit tersebut memaksa minta ponsel, kalung, dan gelang kepada Risma.

baca juga

Namun, Risma melawan dan berteriak meminta pertolongan. Kebetulan Aiptu Sunaryanto yang usai pulang dinas melintas di kawasan tersebut. Sunaryanto melihat Hermawan sudah mengalungkan senjata tajam ke leher Risma.

Terkait kejadian tersebut, warga juga menolong Risma dan anaknya untuk mengepung angkutan umum tersebut. Saat lengah, Sunaryanto melepaskan tembakan ke tangan kanan Hendrawan. Setelah itu, pelaku penyanderaan langsung dibekuk Sunaryanto dengan bantuan warga sekitar.

Kejadian terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Penyelamat Ibu dan Anak yang Disandera Dapat Penghargaan

Polisi Penyelamat Ibu dan Anak yang Disandera Dapat Penghargaan

News | Senin, 10 April 2017 | 14:04 WIB

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Detik-detik Penyanderaan Ibu dan Balita di Angkot T25

Video | Senin, 10 April 2017 | 06:32 WIB

Riset: Angkutan Umum Lebih Diminati Perempuan Ketimbang Lelaki

Riset: Angkutan Umum Lebih Diminati Perempuan Ketimbang Lelaki

Lifestyle | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:13 WIB

Keren, Bogor Pelopori Peraturan Ojek 'Online'

Keren, Bogor Pelopori Peraturan Ojek 'Online'

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 23:11 WIB

21 Orang Diduga Terlibat Bentrok Angkot dengan Ojek

21 Orang Diduga Terlibat Bentrok Angkot dengan Ojek

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 04:23 WIB

Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan

Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 12:38 WIB

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 06:51 WIB

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 01:23 WIB

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 20:40 WIB

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:20 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×