Senin Sore Diperkirakan Puncak Arus Balik di Cikampek

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 24 April 2017 | 00:57 WIB
Senin Sore Diperkirakan Puncak Arus Balik di Cikampek
Suasana lalu-lintas di Jalan Tol JORR menunju Cikampek [suara.com/Oke Atmaja].

Suara.com - PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi memprediksi lonjakan arus balik libur Isra Mi'raj akan terjadi pada Senin (24/4/2017). Arus kendaraan pada hari terakhir libur panjang itu diperkirakan naik 24 persen atau sekitar 92.252 kendaraan dari biasanya hanya 74.384 kendaraan.

"Peningkatan itu akan terjadi pada sore hingga malam," kata Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga Cabang Bekasi Dwimawan Heru Santoso, di Kabupaten Bekasi, Minggu (23/4/2017)

Menurut dia, dalam arus balik libur Isra Mi'raj ini Jasa Marga Jakarta-Cikampek melakukan antisipasi kepadatan lalu lintas kendaraan dengan menempatkan petugas pada titik rawan kemacetan.

Kesiapan itu di antaranya polisi jalan raya (PJR), layanan jalan tol (LJT), derek gratis jalan tol, keamanan dan ketertiban, dan rambu lalu lintas, petugas penanganan perbaikan jalan tol, kebersihan jalan tol, penerangan jalan umum, serta respons genangan air.

Semua itu, menurutnya, dilakukan sebagai wujud nyata untuk memenuhi pelaksanaan pelayanan publik menjadi lebih baik.

Namun untuk menyambut arus balik ini, petugas juga sudah menyiapkan berbagai cara, antara lain rekayasa lalu lintas (contra flow) sebagai pengurai kemacetan dengan membuka satu jalur pada arah berlawanan.

"Tujuannya agar pada daerah rawan macet dapat terpecah dan terurai, kemudian kembali menyatu di daerah yang sudah ditentukan," katanya pula.

Ia menambahkan pada Km 66, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengatur volume kendaraan yang datang dari Bandung, Cipali, dan Cikampek menuju arah ke Jakarta.

Sedangkan pada tempat peristirahatan di Km 62, 52, 42, dan Km 32, juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan pemikiran daerah tersebut adalah salah satu jalur rawan kemacetan.

Namun pada pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini belum dapat dipastikan secara detail, mengingat waktu kepadatan kendaraan juga tidak pasti.

Heru menjelaskan dalam mengantisipasi kemacetan itu, Jasa Marga memberlakukan 25 gardu pada Gerbang Tol Cikarang Utama. Semua gardu difungsikan menjadi manual. Namun bila ada yang membayar menggunakan kartu bayar juga bisa.

Upaya itu merupakan salah satu cara agar pemanfaatan gardu pada Gerbang Tol Cikarang Utama lebih maksimal dan mengurangi segala risiko kemacetan.

"Sedangkan untuk rekayasa lalu lintas sebenarnya bersifat fleksibel mengacu pada tingkat kemacetan yang terjadi," katanya pula. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:59 WIB

Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi

Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:51 WIB

Jangan Sampai Terjebak! Ini Prediksi Lokasi Titik Rawan Macet Terparah Arus Balik 2026

Jangan Sampai Terjebak! Ini Prediksi Lokasi Titik Rawan Macet Terparah Arus Balik 2026

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:56 WIB

10 Titik Rawan Macet di Jogja saat Libur Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya

10 Titik Rawan Macet di Jogja saat Libur Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:50 WIB

Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Menjaga Mood saat Macet di Perjalanan Mudik

5 Cara Menjaga Mood saat Macet di Perjalanan Mudik

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:25 WIB

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:19 WIB

Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup

Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:59 WIB

Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret

Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret

News | Senin, 16 Maret 2026 | 17:51 WIB

Terkini

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB