Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh

Tomi Tresnady

Kamis, 04 Mei 2017 | 04:23 WIB
Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Sungguh kejam, seorang ayah dua anak disiksa dan dibunuh, namun sebelumnya dia dipaksa memakan salah satu buah pelirnya sendiri oleh empat orang.

Jimmy Prout, 45 tahun, diduga mengalami penganiayaan oleh empat orang itu selama beberapa bulan sebelum mereka membuang jenazahnya di tanah tandus, kata seorang juri di pengadilan.

Namun terdakwa Ann Corbet (26), Zahid Zaman (43), Myra Wood (50) dan Kay Rayworth (56) membantah telah membunuh Jimmy, yang nota bene adalah teman mereka sendiri.

Jaksa penuntut Paul Greaney QC mengatakan bahwa selama periode tertentu, Jimmy Prout tak hanya dianiaya, dia disiksa. Ada yang aneh juga ketika Jimmy memiliki gigi yang copot akibat hantaman pahat dan palu.

Jimmy meninggal pada tanggal 9 Februari 2016 dan mayatnya dibuang di padang tandus, 100 meter dari rumahnya. Mayat Jimmy mulai membusuk dan sebagian dimakan oleh hewan.

Keempat orang itu kemudian diduga menutupi jejak dan mengosongkan rekening bank milik Jimmy. Mereka juga sempat pura-pura mencari Jimmy dengan bertanya kepada orang-orang. 

Akhirnya pada tanggal 25 Maret, polisi menerima telepon dari salah satu terdakwa, Zaman, yang mengklaim dia telah diserang Corbett dan telah membunuh Jimmy, dengan berusaha menjadikannya umpan serigala.

Ketegangan muncul ketika Zaman percaya jika Jimmy terlibat dalam pencurian yang dilakukan oleh saudara Corbett, Ivan.

Zaman tak bisa mendapatkan Ivan Corbett, yang telah pindah, dan Jimmy menjadi sasaran empuk.

baca juga

Zaman, yang menggunakan kursi roda, digambarkan sebagai orang yang pendendam.

"Kelompok tersebut menganggap Jimmy Prout pantas dihukum dan hukuman yang dia terima bersifat brutal," ujar jaksa penuntut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:30 WIB

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:08 WIB

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 12:51 WIB

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:31 WIB

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:17 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:26 WIB

Kasus Siaran Bapak Bunuh Bayinya, Facebook dan Media Dikecam

Kasus Siaran Bapak Bunuh Bayinya, Facebook dan Media Dikecam

Tekno | Rabu, 26 April 2017 | 16:41 WIB

Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuhan Mayat Bertato Mawar

Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuhan Mayat Bertato Mawar

News | Rabu, 26 April 2017 | 11:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×