Ahok Divonis Bersalah Turut Jadi Perhatian Dunia

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 09 Mei 2017 | 14:20 WIB
Ahok Divonis Bersalah Turut Jadi Perhatian Dunia
[StraitsTimes/Guardian/ChannelAsiaNews]

Suara.com - Vonis bersalah dengan sanksi dua tahun penjara serta perintah penahanan, dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (/5/2017).

Sidang vonis itu, ternyata tidak hanya menjadi perhatian warga DKI Jakarta dan daerah lainnya, tapi juga dunia.

The Guardian, media berbasis di Inggris, memuat artikel mengenai vonis itu dengan judul “Jakarta governor Ahok found guilty of blasphemy, jailed for two years”.

Sementara media daring berbasis di Singapura, StratisTimes, memublikasikan artikel berjudul “Jakarta Governor Ahok Found Guilty og Blasphemy, Sentenced to 2 Years Jail”.

Sementara Channel News Asia memuat hasil reportase berjudul “Indonesia court finds Ahok guilty of blasphemy against Islam'.

“Ahok tampak kalem setelah divonis bersalah dan harus menerima hukuman dua tahun penjara….. Sementara massa anti-Ahok di luar pengadilan berteriak gembira menyambut vonis tersebut,” demikian cuplikan artikel yang dimuat Channel News Asia.

Untuk diketahui, Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman penjara dua tahun dalam persidangan, Selasa (9/5/2017). Hakim juga memerintahkan agar Ahok ditahan.

"Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara dua tahun," kata Dwiarso di ruang sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Pengadilan juga membebankan kepada Ahok untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

Dwiarso mengatakan keputusan sidang perkara penistaan agama hari ini didasarkan pada semua fakta persidangan.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama," kata Dwiarso.

Setelah membacakan putusan dan mengetukkan palu, Dwiarso mempersilakan Ahok dan jaksa untuk memberikan tanggapan.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa.

Padahal, sebelumnya, jaksa hanya menjerat Ahok dengan dakwaan salah satu pasal alternatif, Pasal 156 KUHP. Dia dituntut hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun karena dianggap menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu golongan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anti-Ahok Viralkan Meme Salam2tahun Ahok, Seperti Apa?

Anti-Ahok Viralkan Meme Salam2tahun Ahok, Seperti Apa?

Tekno | Selasa, 09 Mei 2017 | 14:08 WIB

Fadli Zon: Mendagri Harus Segera Lantik Djarot Gantikan Ahok

Fadli Zon: Mendagri Harus Segera Lantik Djarot Gantikan Ahok

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 14:03 WIB

Kecewa, HTI Mengira Ahok Akan Dipenjara 5 Tahun

Kecewa, HTI Mengira Ahok Akan Dipenjara 5 Tahun

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 14:02 WIB

Amarah dan Tangis Pendukung Ahok

Amarah dan Tangis Pendukung Ahok

Video | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:49 WIB

JPU: Penahanan Ahok Tidak Bisa Ditawar-tawar!

JPU: Penahanan Ahok Tidak Bisa Ditawar-tawar!

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:48 WIB

Dihukum Dua Tahun, Mendagri akan Tunjuk Djarot Gantikan Ahok

Dihukum Dua Tahun, Mendagri akan Tunjuk Djarot Gantikan Ahok

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:45 WIB

Resmi! Ahok Huni Sel Mapeling, Dicampur dengan Tahanan Lain

Resmi! Ahok Huni Sel Mapeling, Dicampur dengan Tahanan Lain

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:45 WIB

Veronica dan Putra Sulung Ahok Datangi Rutan Cipinang

Veronica dan Putra Sulung Ahok Datangi Rutan Cipinang

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:40 WIB

Ahok Ditahan, Mendagri Siapkan Djarot Plt Gubernur DKI

Ahok Ditahan, Mendagri Siapkan Djarot Plt Gubernur DKI

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:39 WIB

Ahok Tiba di Cipinang

Ahok Tiba di Cipinang

Foto | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:38 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB