Hanif Dhakiri: Penyebaran Islam Membawa Pesan Kedamaian

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 26 Mei 2017 | 08:28 WIB
Hanif Dhakiri: Penyebaran Islam Membawa Pesan Kedamaian
Intelektual Islam dari Nahdatul Ulama Muhammad Hanif Dhakiri, di Jakarta, Selasa (25/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Intelektual Islam dari Nahdatul Ulama Muhammad Hanif Dhakiri menyampaikan bahwa sejarah Islam yang disebarkan ke wilayah Nusantara dengan pendekatan kebudayaan telah membawa kedamaian dan harmonisasi dalam kehidupan di tengah masyarakat.

"Islam yang dimaksud adalah Islam yang bisa diajak dialog dengan kebudayaan yang ada di masyarakat, Islam yang bisa hidup berdampingan," ucap Hanif selaku Menteri Tenaga Kerja saat mengawali pidatonya pada seminar nasional di kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2017).

Hanif Dhakiri sebagai pembicara pada seminar nasional bertema "Membangun Indonesia: Membangun Perekonomian Nasional Melalui Tenaga Kerja Lokal Yang Kompetitif dan Berkarakter", digagas Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU IPB) di Komplek Rektorat Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kaitan itu, kata dia, Islam Indonesia adalah yang bisa diangkap sebagai faktor komplementer dari entitas bangsa lain.

"Oleh karena itu kecintaan terhada Tanah Air merupakan hal yang sangat penting," kata Hanif yang pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Ia menambahkan bahwa NKRI merupakan "ijtihad" ulama. Karena itu, dirinya berpendapat jika ada yang mengatakan pemerintah "thaghut" adalah bentuk pengkhianatan nyata perjuangan ulama yang telah mengorbankan jiwa raganya demi berdirinya NKRI.

Hanif, yang merupakan lulusan IAIN Walisongo Semarang Jawa Tengah itu menyayangkan fenomena berkembangnya gairah beragama, yang disalahpahami oleh kelompok/individu tertentu dengan menerapkan syariat secara "letterlijk", tanpa memahami aspek lainnya, termasuk halnya aspek sosial budaya.

Syariat Islam, menurut dia, adalah hal yang sangat penting, namun sebaiknya syariat tersebut lebih utama diterapkan "ke dalam" agar umat ketat dalam beribadah, demi memperbaiki kualitas spiritualitas terhadap sang pencipta.

Sedangkan "ke luar", kata dia, sebaiknya yang lebih utama ditonjolkan adalah hakikat dalam beragama .

Ia menambahkan bahwa dalam menjalankan ibadah yang dapat berjalan dengan baik membutuhkan kondisi negara dalam keadaan aman dan tenang.

"Untuk itu menjaga kedamaian, keamanan dan ketenangan adalah hal yang penting dan perlu kita wujudkan bersama," katanya.

Dalam seminar yang dihadiri pimpinan IPB tersebut, Hanif Dhakiri menjadi pembicara kunci.

Sedangkan sebagai panelis diskusi adalah Bendahara Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Dr Ir Ifan Haryanto M.Sc, dan Direktur RAMP IPB Dr Ir Aji Hermawan, MM.

Pada kesempatan yang sama hadir Budayawan NU, KH Zawawi Imron yang membacakan beberapa puisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Cerita Nasib di Afghanistan yang Bertikai

Jokowi Cerita Nasib di Afghanistan yang Bertikai

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 19:23 WIB

Jokowi: Indonesia Dibentuk Bukan untuk Berseteru dan Bertikai

Jokowi: Indonesia Dibentuk Bukan untuk Berseteru dan Bertikai

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:23 WIB

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 07:05 WIB

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:21 WIB

Oesman Sapta Dinilai Tak Pantas Terima Bhinneka Tunggal Ika Award

Oesman Sapta Dinilai Tak Pantas Terima Bhinneka Tunggal Ika Award

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 12:39 WIB

Kikan eks Cokelat Dapat Lagu dari Menteri Ketenagakerjaan

Kikan eks Cokelat Dapat Lagu dari Menteri Ketenagakerjaan

Entertainment | Minggu, 21 Mei 2017 | 10:33 WIB

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:04 WIB

Ariel Menggugat 'Cerita' Islam versus Non Islam

Ariel Menggugat 'Cerita' Islam versus Non Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 14:37 WIB

Bicara Islam Moderat di Universitas Oxford, Jusuf Kalla Diprotes

Bicara Islam Moderat di Universitas Oxford, Jusuf Kalla Diprotes

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 08:37 WIB

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:06 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB