Sriwijaya Air Tunggu Analisis KNKT Terkait Kecelakaan di Papua

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 08 Juni 2017 | 04:16 WIB
Sriwijaya Air Tunggu Analisis KNKT Terkait Kecelakaan di Papua
Pesawat Sriwijaya Air tergelincir di Bandara Renjani, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. [Foto Petugas Bandara Renjani]

Suara.com - Manajemen Maskapai Sriwijaya Air menunggu hasil analisis Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan yang dialami pesawatnya di Manokwari, Papua, beberapa waktu lalu.

General Manager Sriwijaya Air branch Manokwari Yohan Krisna di Manokwari mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti kerusakan yang dialami pesawat Boeing B737-300 akibat kecelakaan tersebut.

Saat ini, kata dia, pesawat dengan nomor penerbangan SJ 570 sudah diparkirkan di area Apron Bandara Rendani Manokwari. Sesuai prosedur pesawat tersebut sudah dicat warna putih.

"Mengenai kerusakan pada pesawat kami harus tunggu hasil investigasi dari KNKT. Terkait 'white painting' (cat putih) itu sesuai prosedur. Ini untuk mempermudah proses investigasi dan berlaku untuk seluruh maskapai setiap kali mengalami insiden kecelakaan," kata dia, Rabu (7/6/2017).

Yohan mengutarakan, para penumpang yang mengalami cidera memperoleh dana kompensasi yang disalurkan Jasa Raharja. Kompensasi maksimal Rp10 juta per orang.

Pesawat Sriwijaya Air tergelincir di ujung Bandara Rendani Manokwari pada Rabu (31/6/2017) sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Pesawat ini membawa penumpang sebanyak 146 orang ditambah tujuh kru pesawat termasuk pilot dan kopilot.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sebanyak sembilan orang dilarikan ke Rumah Sakit Azhar Zahir Angkatan Laut Manokwari untuk mendapat pemeriksaan medis. Mereka mengalami luka ringan dan hanya menjalani rawat jalan.

Menyusul kecelakaan tersebut, kala itu Otoritas Bandara menutup pelayanan selama satu hari. Layanan penerbangan dibuka kembali setelah tim gabungan berhasil mengevakuasi pesawat ke lintasan bandara. (Antara)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Pariwisata, Sriwijaya Air Kerjasama dengan Bintan Resort

Dukung Pariwisata, Sriwijaya Air Kerjasama dengan Bintan Resort

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 18:19 WIB

Sambut Imlek, Sriwijaya Air Group Sediakan 33.372 Kursi Tambahan

Sambut Imlek, Sriwijaya Air Group Sediakan 33.372 Kursi Tambahan

Lifestyle | Rabu, 18 Januari 2017 | 14:03 WIB

Sriwijaya Air Diharapkan Dukung Perekonomian Indonesia

Sriwijaya Air Diharapkan Dukung Perekonomian Indonesia

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 12:03 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB