Array

Gerindra Janji Batalkan Dukungan Angket KPK dengan Syarat

Rabu, 14 Juni 2017 | 14:10 WIB
Gerindra Janji Batalkan Dukungan Angket KPK dengan Syarat
Ketua Fraksi Gerindra DPR, Desmon J. Mahesa (kanan). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Fraksi Gerindra akan mencabut dukungan terhadap Panitia Khusus Angket KPK jika KPK dapat membuktikan kebenaran adanya rekaman atas pernyataan penyidik KPK Novel Baswedan yang mengatakan Politikus Partai Hanura Miryam S Haryani ditekan oleh sejumlah anggota Komisi III DPR.‎

"Urusan angket akan selesai bagi saya sebagai korban, kami di fraksi Gerindra akan mundur dari tim Pansus kalau memang bisa KPK membuktikan ada rekamannya. Gerindra akan mundur. Jelas Gerindra akan mundur kalau KPK bisa membuktikan fitnah bahwa saya menekan Miryam, saya akan mundur," kata Desmond di DPR, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Sikap ini dari fraksi. Sehingga, seluruh anggota Fraksi Gerindra yang terlibat dalam Pansus ini harus mematuhinya. Gerindra sendiri mengirimkan empat nama untuk Pansus ini, yaitu, Desmon J Mahesa, Moreno Suprapto, Muhammad Syafi'i, dan Supratman Andi Agtas.

"Fraksi akan mundur karena ini kesimpulan yang saya kasih tahu waktu kalian wawancara adalah kesimpulan dari rapat fraksi kami bahwa kenapa kami dukung pansus karena ada fitnah terhadap anggita fraksi Gerindra yaitu saya. Bahwa saya menekan Miryam," ujarnya.

Desmon menegaskan, hal ini juga membuat Gerindra berubah sikap. Awalnya, Gerindra menolak adanya Pansus ini dan melakukan aksi walkout saat pengesahan usulan Pansus Angket KPK itu.

"Jadi jangan disimpangin. Jadi Gerindra itu kenapa kita mendukung ada dua alasan. Alasan pertama mengklarifikasi tentang kebenaran saya menekan Miryam. Yang kedua ini sudah putusan paripurna. Putusan paripurna kami sebagai sebuah anggota DPR dan ketatanegaraan tidak boleh kita berbeda, boleh pada saat palu diketuk dianggap sah kita harus terima sebagai keputusan DPR," kata dia.

‎Partai Gerindra sejak awal memang tidak meninginkan adanya pelemahan KPK. Gerindra hanya ingin menyelidiki perilaku penyelidik lembaga antirasuah tersebut.‎

"Kalau Novel yang bohong ada apa dengan KPK? Partai Gerindra, KPK haus diperkuat tetapi ada oknum-oknum yang memyalahgunakan wewenangnya itu yang harus kita bersihkan dari KPK itu lah sikap Gerindra," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI