Ucapan Rekonsiliasi atau Revolusi Rizieq Tak Ngefek Buat Polisi

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 03 Juli 2017 | 14:56 WIB
Ucapan Rekonsiliasi atau Revolusi Rizieq Tak Ngefek Buat Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, memberikan keterangan pers terkait penetapan Firza Husein sebagai tersangka kasus chat mesum, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan ultimatum pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab yang menyebutkan jika rekonsiliasi tak dipenuhi pemerintah, tak ada pilihan lain selain revolusi.

Ultimatum ketua pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tersebut disampaikan lewat video berdurasi 12.20 menit. Ultimatum berkaitan dengan proses hukum terhadap dirinya dan sejumlah tokoh.

"Kami tak akan mencampuri urusan politik ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (3/7/2017)

Dia memastikan meskipun Rizieq belum bisa diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pornografi karena yang bersangkutan bertahan di Arab Saudi, pemberkasan kasus tak berhenti.

"Nyatanya kemarin kami memeriksa lagi. Bukan nggak ambil pusing, memang sudah tugasnya," katanya.

"Kalau polisi kan tetap penyidikan, kalau itu sebatas penyidikan akan kami selesaikan. Ada laporan kami selesaikan," Argo menambahkan.

Ultimatum Rizieq disampaikan dalam rekaman video yang dikirim kepada Suara.com melalui pengacara Rizieq, Kapitra Ampera.

Di awal seruan, Rizieq menyampaikan terimakasih dan apresiasi terhadap para habaib dan ulama yang mengawal aksi bela Islam atas keterlibatan dalam berbagai aksi damai untuk menyuarakan perjuangan.

Rizieq mengatakan selalu memonitor dan mencermati serta mengevaluasi semua pergerakan pendukungnya di Indonesia, mulai dari GNPF MUI yang disebutnya terus membangun dialog dengan semua pihak, termasuk dengan pemerintah.

"Lalu gerakan tim pembela ulama dan aktivis yang terus membangun komunikai hukum, kemudian gerakan Presidium Alumni 212 yang terus membangun perlawanan secara konstitusional, juga gerakan Gentari dan Gerakan Bela Negara serta lainnya dari elemen kebangsaan yang terus membangun kesadaran tentang pentingnya kembali ke UUD 1945 yang asli. Hingga gerakan Muslim Cyber Army yang terus membangun opini perlawanan di dunia cyber. Dan lain sebagainya dari aneka elemen gerakan pro aksi bela Islam, termasuk gerakan pondok-pondok pesantren dan majelis-majelis ta'lim serta majelis-majelis dzikir dalam memberi semangat juang kepada umat Islam di berbagi daerah, termasuk juga gerakan ormas-ormas Islam dan ormas-ormas kebangsaan yang terus merajut persatuan bangsa dan penegakan keadilan. Tidak terkecuali gerakan partai politik yang pro keadilan dan pro rakyat," papar Rizieq.

Rizieq mengingatkan semua gerakan tersebut harus saling melengkapi dan saling menyempurnakan serta saling menguatkan satu sama lainnya. Gerakan dibangun atas dasar saling pengertian sehingga menjadi kekuatan dahsyat, kata Rizieq.

Rizieq meminta tetap menjaga saling pengertian di antara semua elemen gerakan, tidak boleh dipecah belah dengan isu atau prasangka sehingga saling curiga, yang bisa mengantarkan kepada perpecahan.

"Kehancuran perjuangan jika terhadap "lawan" kita harus bersikap "negative thinking" yaitu berpikir negatif untuk tetap membangun kewaspadaan, maka terhadap "kawan" kita wajib bersikap "positif thinking" yait berpikir positif untuk menjaga persatuan dan persaudaraan," kata Rizieq.

Rizieq kemudian menyoroti pertemuan tujuh perwakilan GNPF ke Istana dan bertemu Presiden Joko Widodo di hari Idul Fitri.

"Pertemuan pimpinan GNPF MUI dengan Presiden RI dan para menterinya di Istana Negara harus dimaknai sebagai bagian dari peran GNPF MUI yang sejak awal berdiri selalu proaktif membangun komunikasi dan dialog dengan semua pihak," kata dia.

Rizieq minta jangan sampai pertemuan tersebut diartikan sebagai bentuk pelemahan perjuangan, apalagi pengkhianatan.

Masih terkait dengan pertemuan dengan Presiden, kata Rizieq, GNPF MUI akan menggelar rapat akbar dengan pimpinan semua elemen pendukung untuk melaporkan tentang apa yang sudah dan sedang serta akan dilakukan GNPF MUI.

"Insya Allah, rapat akbar yang kan digelar GNPF MUI yang akan datang ini akan menjadi satu forum silaturahmi untuk lebih memperkuat tali persudaraan dan persatuan semua elemen juang yang pro aksi bela Islam selama ini. Silakan semua pimpinan elemen juang menuangkan pikiran dan saran serta kritik membangunnya dalam rapat akbar tersebut untuk kemaslahatan perjuangan membela agama dan bangsa serta negara," kata dia.

Rizieq meminta jangan sampai terjadi pedebatan di ranah publik karena bisa kontraproduktif.

"Stop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat. Stop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat," kata dia.

Kemudian Rizieq menyampaikan ultimatum perjuangan.

"Rekonsiliasi atau revolusi. Ultimatum ini bukan menyerah. Sekali lagi saya katakan ultimatum ini bukan sikap menyerah. Sekali lagi ultimatum ini bukan sikap menyerah. Akan tetapi justru sikap ksatria para habaib dan ulama dalam mengimplementasikan ruh aksi bela Islam 411 dan 212 yang selalu mengedepankan dialog dan perdamaian dengan semua pihak," kata dia.

Rizieq kemudian menegaskan tidak ada rekonsliliasi tanpa stop krimnialisasi ulama dan aktivis dan tidak ada rekonsiliasi tanpa stop penistaan terhadap agama apapun.

"Tidak ada rekonsiliasi tanpa setiap penyebaran paham komunisme, marxisme, Leninisme, dan liberalisme serta paham sesat lainnya. Tidak ada rekonsiliasi tanpa stop kezaliman terhadap rakyat kecil yang lemah dan tak berdaya. Tidak ada rekonsiliasi tanpa menjunjung tinggi asas musyawarah dan asas proporsionalitas di seluruh aspek dan sektor serta bidang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia," kata dia.

Jika semua hal tersebut tidak dipenuhi, kata Rizieq, tidak ada pilihan lain kecuali revolusi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:07 WIB

Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo

Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo

News | Senin, 09 Maret 2026 | 16:21 WIB

FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir

FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir

News | Minggu, 23 November 2025 | 18:48 WIB

Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi

Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:31 WIB

5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar

5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:03 WIB

Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS

Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:42 WIB

Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?

Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 21:29 WIB

Terungkap! Ada Kesepakatan Damai Antara FPI dan PWI-LS Seminggu Sebelum Ceramah Rizieq Shihab

Terungkap! Ada Kesepakatan Damai Antara FPI dan PWI-LS Seminggu Sebelum Ceramah Rizieq Shihab

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:57 WIB

Dijaga Ratusan Aparat, Begini Situasi Terkini Pemalang Usai Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

Dijaga Ratusan Aparat, Begini Situasi Terkini Pemalang Usai Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:48 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×