Pelapor Kaesang Kembali Ditahan karena Ogah Beri Keterangan

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 15 Juli 2017 | 13:33 WIB
Pelapor Kaesang Kembali Ditahan karena Ogah Beri Keterangan
Muhammad Hidayat Situmorang [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Muhammad Hidayat Situmorang, tersangka siar ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, kembali ditahan aparat kepolisian, Sabtu (15/7/2017).

Sebelum kembali ditahan, Hidayat sempat memenuhi pemanggilan Polda Metro Jaya selama sehari pada Jumat (14/7). Namun, selama di kantor polisi, Hidayat justru berkukuh tak mau diperiksa. Ia berdalih tak ditemani penasihat hukum.

“Dia kami panggil untuk diperiksa terkait kasusnya. Saat penyidik mau melakukan pemeriksaan, dia tak mau dengan dalih tengah menunggu kedatangan pengacaranya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu siang.

Penyidik, kata Argo, memenuhi permintaan Hidayat dan bersama-sama menuggu pengacaranya datang. Tapi, hingga Jumat petang, pengacara yang disebut Hidayat itu tak kunjung datang.

Polisi lantas menawarkan Hidayat untuk disediakan pengacara publik, sesuai prosedur tetap penyidikan. Namun, tawaran itu ditampik Hidayat.

“Bukannya kami tak memberikan, dia sendiri yang menolak. Sesuai prosedur, karena dia menolak disediakan pengacara, tetap kami periksa. Tapi, dia tetap tak mau menjawab semua pertanyaan penyidik,” terang Argo.

Akhirnya, penyidik menutup penyidikan itu dengan membuat berita acara penolakan pemberian keterangan oleh tersangka.

“Nah, yang bersangkutan juga tak mau menandatangani berita acara penolakan dirinya sendiri. Tidak masalah. Karena tindakannya tidak koperatif, kami terbitkan surat penahanan lanjutan selama enam hari ke depan,” tuturnya.

Karenanya, Argo memastikan tidak ada rekayasa dalam penahanan kembali Hidayat. “Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan dia yang pernah melaporkan Kaesang (putra Presiden Joko Widodo) ke polisi. Sama sekali tidak ada,” tandasnya.

Nama Hidayat kembali mencuat setelah dia melaporkan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dalam kasus penodaan agama dan siar ujaran kebencian.

Tapi, laporannya itu dihentikan Polres Metro Bekasi Kota karena Hidayat tak bisa memberikan bukti awal tuduhannya tersebut.

Hidayat sendiri ditetapkan tersangka ujaran kebencian yang memojokkan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi 4 November 2016.

Hidayat dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Jika terbukti bersalah, ia terancam pidana paling lama enam tahun dan denda Rp1 miliar.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Koperatif, Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi

Tak Koperatif, Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi

News | Sabtu, 15 Juli 2017 | 12:43 WIB

Polda Buru Satu Buronan Pengeroyok Ahli IT ITB, Kabur ke Ambon?

Polda Buru Satu Buronan Pengeroyok Ahli IT ITB, Kabur ke Ambon?

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 20:04 WIB

Tak Bawa Pengacara, Hidayat Batal Diperiksa Penyidik

Tak Bawa Pengacara, Hidayat Batal Diperiksa Penyidik

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 17:37 WIB

Selundupkan Sabu 1 Ton, Polisi Intai Pelaku Selama 1,5 Bulan

Selundupkan Sabu 1 Ton, Polisi Intai Pelaku Selama 1,5 Bulan

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 16:24 WIB

WNA Buronan Kasus 1 Ton Sabu Ditangkap Gara-gara Bus Pariwisata

WNA Buronan Kasus 1 Ton Sabu Ditangkap Gara-gara Bus Pariwisata

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 13:15 WIB

Kasus Fitnah, Pelapor Kaesang Diperiksa Polisi Hari Ini

Kasus Fitnah, Pelapor Kaesang Diperiksa Polisi Hari Ini

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 11:54 WIB

Bertahun-tahun Tak Terungkap, 2 Kasus Ini 'PR' Polda Metro Jaya

Bertahun-tahun Tak Terungkap, 2 Kasus Ini 'PR' Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 11:41 WIB

Polisi Dinilai Tebang Pilih di Kasus Kaesang

Polisi Dinilai Tebang Pilih di Kasus Kaesang

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 15:07 WIB

Yang Dilakukan Kaesang Kebebasan Berpendapat, Bukan Hate Speech

Yang Dilakukan Kaesang Kebebasan Berpendapat, Bukan Hate Speech

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 15:03 WIB

Fenomena Zaman Sekarang, Tak Suka Orang Gampang Lapor Polisi

Fenomena Zaman Sekarang, Tak Suka Orang Gampang Lapor Polisi

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 13:30 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB