547 Bocah Lelaki Jadi Korban Pelecehan di Gereja Katolik Jerman

Liberty Jemadu

Selasa, 18 Juli 2017 | 21:18 WIB
547 Bocah Lelaki Jadi Korban Pelecehan di Gereja Katolik Jerman
Paus Benediktus XVI menghadiri sebuah konser yang digelar oleh kelompok paduan suara Regensburger Domspatzen di Kapel Sistina, Vatikan pada Oktober 2005. [AFP/Osservatore Romano/Arturo Mari]

Suara.com - Setidaknya 547 orang bocah lelaki di sebuah kelompok paduan suara Gereja Katolik di Jerman pernah menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan fisik lainnya, demikian diwartakan kantor berita AFP mengutip hasil penyelidikan yang dirilis pada Selasa (18/7/2017).

Pelecehan terhadap anggota Regensburger Domspatzen, kelompok paduan suara pada sebuah gereja katedral berusia 1000 tahun di Regensburg, sebuah kota di selatan negara bagian Bavaria, mulai diusut pada 2010 silam.

Investigator yang ditunjuk oleh Keuskupan Regensburg untuk menyelidiki skandal itu mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan - yang memeriksa kasus-kasus pelecehan dan kekerasan di kelompok paduan suara itu dari tahun 1945 hingga awal dekade 1990an - ditemukan setidaknya 67 kasus pemerkosaan dan 500 kasus kekerasan fisik.

Beberapa korban bahkan bercerita bahwa masa-masa hidup mereka ketika bergabung dengan kelompok paduan suara itu adalah "masa yang paling kelam, yang ditandai oleh ketakutan, kekerasan, dan keputusasaan", demikian dibeberkan oleh Ulrich Weber, pengacara yang ditugasi Keuskupan Regensburg untuk menyelidiki kasus tersebut.

Jumlah kasus dalam laporan final Weber ini bertambah lebih dari dua kali lipat dari laporan awal yang dipresentasikannya pada Januari 2016 lalu. Ia dalam penyelidikannya mewawancarai para rohaniwan dan guru pada kelompok paduan suara tersebut.

Weber, yang mengaku tak bisa mewawancarai semua alumni kelompok paduan suara itu, memperkirakan jumlah dari korban dalam skandal tersebut sekitar 700 orang.

Menurut Weber kasus-kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik dalam kelompok paduan suara itu tak terendus oleh publik karena adanya "budaya diam" dalam kelompok dan komunitas yang bertujuan untuk melindungi reputasi dari paduan suara yang memang sudah terkenal secara global itu.

Ia juga menuding mantan pemimpin paduan suara, Georg Ratzinger, yang tak lain adalah kakak Paus Emeritus Benediktus XVI, sebagai salah satu pihak yang bersalah dalam skandal tersebut.

Sebagai pemimpin paduan suara Regensburger Domspatzen selama periode 1964-1994, Georg Ratzinger dinilai "memalingkan wajah dan tak mau mencegah" praktik kekerasan fisik terhadap anak-anak paduan suara.

Meski demikian Weber mengatakan dia tak punya bukti bahwa Ratzinger, yang juga seorang pastor, mengetahui adanya pelecehan seksual dalam paduan suara itu.

Ratzinger sendiri, yang kini berusia 93 tahun, mengaku tak mengetahui adanya kekerasan seksual dalam kelompok padua suara itu. Ia mengatakan bahwa kasus-kasus kekerasan seksual tak pernah dibicarakan ketika ia memimpin paduan suara tersebut.

Weber juga menuding Kardinal Regensburg, Gerhard Ludwig Mueller, tak cukup keras berupaya untuk menghentikan praktik kekerasan dan pelecehan yang sudah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun. Kardinal Mueller juga dituduh tak mau berdialog dengan para korban.

Menurut temuan Weber ada setidaknya 49 terduga pelaku kekerasan dan pelecehan yang telah teridentifikasi. Meski demikian para terduga ini berkemungkinan kecil diadilli karena dugaan tindak pidana yang mereka lakukan berlangsung sudah terlalu lama.

Sementara setiap korban akan diberikan kompensasi berupa uang sebesar 20.000 euro dari gereja. Keuskupan di sisi lain telah meminta maaf dan dalam pernyataan resminya menulis bahwa "kita semua membuat kesalahan dan kami sudah banyak memetik pelajaran."

Weber dalam sebuah konferensi pers mengatakan bahwa Keuskupan Regensburg telah sepakat untuk memperbaiki cacat dalam organisasinya dan bahwa pihak gereja setempat sudah sangat memahami dan sadar akan kesalahan-kesalahannya di masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:44 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP

Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:27 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:20 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:38 WIB

Terkini

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

×