Crutchlow: Iannone Menyia-nyiakan Bakatnya

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Sabtu, 22 Juli 2017 | 07:33 WIB
Crutchlow: Iannone Menyia-nyiakan Bakatnya
Pebalap baru Suzuki, Andrea Iannone [[email protected]]

Suara.com - Menurunnya performa Andrea Iannone bersama Suzuki membuat Cal Crutchlow angkat bicara. Pebalap LCR Honda ini menilai Iannone telah membuang-buang bakatnya.

Setelah empat musim di Ducati, Iannone hijrah ke Suzuki pada tahun ini menggantikan Maverick Vinales yang hengkang ke Movistar Yamaha.

Namun, sembilan seri yang telah dilaluinya tidak seperti yang diharapkan. Bahkan, bisa dibilang layaknya bencana kecil.

Pebalap Italia itu tercatat tiga kali gagal finis: MotoGP Qatar, Spanyol, dan Jerman. Dan posisi terbaiknya, sejauh ini, hanyalah finis ketujuh di Circuit of the Americas, Texas, Amerika Serikat, 23 April.

Akibatnya, Iannone baru mendulang 28 poin, dan menempati urutan 16 klasemen sementara--peringkat terburuk dalam lima musimnya di kelas MotoGP.

Anjloknya performa Iannone mengundang kecaman dan kritikan. Diantaranya dari legenda Suzuki, Kevin Schwantz, yang meminta Iannone fokus pada pekerjaannya.

Kritikan yang tidak jauh berbeda juga datang dari mantan pebalap Randy Mamola yang kini jadi komentator. Mamola mengingatkan Iannone untuk meningkatkan performanya.

Sementara itu, tak ketingggalan, Crutchlow juga mengkritisi jebloknya prestasi Iannone. Kritik ini sebagai wujud perhatian Crutchlow yang pernah sama-sama membela Ducati dengan Iannone pada tahun 2014.

Baca Juga: Gonzales Gagal Eksekusi Penalti, Arema Dibungkam Semen Padang

"Saya tahu bagaimana cara (Iannone) berkendara, saya pernah di Ducati dan dia pebalap terbaik Ducati saat itu," ujar Crutchlow, 31 tahun, dikutip dari Motorsport, Sabtu (22/7/2017). 

"Dia telah melakukan beberapa hal fantastis, seperti cara dia menggunakan gas dan rem pada saat yang bersamaan. Tapi, dia telah membuang bakatnya. Dia hanya tidak menghiraukannya, sama sekali tidak menghiraukan," lanjut pebalap asal Inggris.

Suzuki mengalami masa sulit di musim ketiganya usai kembali ke arena MotoGP pada tahun 2015. Musim lalu, Suzuki meraih empat podium, satu diantaranya jadi juara, yakni di Silverstone, Inggris, lewat kontribusi Vinales.

Rekan setim Iannone, Alex Rins, baru empat kali turun balapan usai mengalami cedera patah tangan. Prestasi terbaik rookie MotoGP itu adalah finis kesembilan di Qatar.

Terkait menurunnya performa Iannone, Rins mencoba membelanya. Menurutnya, Iannone tengah menghadapi tantangan beradaptasi dengan gaya balapnya setelah empat musim bersama Ducati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI