Dianggap Sindir SBY, Ruhut: Masih Ada 'Presiden Taksi'

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 31 Juli 2017 | 07:57 WIB
Dianggap Sindir SBY, Ruhut: Masih Ada 'Presiden Taksi'
Ruhut sitompul dampingi Ahok blusukan di Balimester, Selasa (15/11/2016). [suara.com/Bowo]

Suara.com - Politikus cum pengacara kondong Ruhut Sitompul menghebohkan jagat Twitter melalui “kicauan-kicauan” yang dianggap menyindir pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan pada Kamis (27/7/2017) pekan lalu itu, SBY dan Prabowo bersepakat terus memantau dan mengkritik pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla tanpa terikat dalam koalisi politik.

Namun, Minggu (30/7), Ruhut melontarkan sindiran atas keputusan orang yang dulu pernah mati-matiannya dibelanya itu dan Prabowo yang gagal menjadi presiden setelah kalah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo tidak Alergi dengan kritikan para mantan dan siapa pun," tulisnya.

Bahkan, ia meminta siapa pun yang ingin mengkritik Jokowi—sapaan beken sang presiden—terlebih dulu melakukan otokritik terhadap dirinya sendiri.

“Mbok sebelum mengkritik, introspeksi diri dulu. Merdeka,” tulis Ruhut dalam ’cuitan’ yang sama.

Selain itu, Ruhut juga menyindir ada ’presiden taksi’ menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Ia tak menjelaskan apa yang dimaksud ’presiden taksi’ tersebut. Namun, ia meminta siapa pun yang belum pernah jadi presiden sebaiknya belajar menjadi sopir taksi.

”Menjelang Pemilu Pilpres 2019 masih ada Presiden Taxi. Siapa belum pernah jadi presiden, latihan dulu jadi sopir taxi  biar ngaca, MERDEKA.”

”Cuitan” Ruhut yang pernah menjadi politikus dan anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut mendapat beragam tanggapan.

Mayoritas warganet menilai ”kicauan” Ruhut itu ditujukan kepada SBY dan Prabowo yang menggelar pertemuan.

"Setuju bang poltak! harusnya @SBYudhoyono introspeksi diri, 10 tahun menjabat semua proyek di korup," tulis akun @begoodjoni.

Namun, ada pula yang tak setuju terhadap sindiran Ruhut tersebut. Bahkan, Ruhut dinilai nantinya akan balik mengkritik Jokowi.

"Orang ini lama-lama juga akan megkritik Jokowi. Bahkan bisa menghujat ketika Jokowi tidak lagi sebagai presiden. Waspada,” pinta akun @adi191160.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disebut Jadi Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019, Ini Kata AHY

Disebut Jadi Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019, Ini Kata AHY

News | Senin, 31 Juli 2017 | 06:55 WIB

Presiden Jokowi Minta Mobil Listrik Dipelajari

Presiden Jokowi Minta Mobil Listrik Dipelajari

Otomotif | Senin, 31 Juli 2017 | 01:21 WIB

SMRC Sebut Jokowi Punya Daya Tarik Maju Pilpres 2019, Apa Saja?

SMRC Sebut Jokowi Punya Daya Tarik Maju Pilpres 2019, Apa Saja?

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 17:40 WIB

Indonesia Bakal Kembangkan Mobil Listrik, Jokowi: Mau Tidak Mau

Indonesia Bakal Kembangkan Mobil Listrik, Jokowi: Mau Tidak Mau

Otomotif | Minggu, 30 Juli 2017 | 16:00 WIB

Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi

Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 15:35 WIB

Golkar: Lawan Jokowi Belum Ketahuan, Meski SBY-Prabowo Bertemu

Golkar: Lawan Jokowi Belum Ketahuan, Meski SBY-Prabowo Bertemu

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 14:47 WIB

Maman: Mega, SBY, dan Prabowo Jadi "Kings Makers" Pilpres 2019

Maman: Mega, SBY, dan Prabowo Jadi "Kings Makers" Pilpres 2019

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 14:32 WIB

Soal Dana Haji, Jokowi: Hati-hati Ini Dana Umat, Bukan Pemerintah

Soal Dana Haji, Jokowi: Hati-hati Ini Dana Umat, Bukan Pemerintah

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 14:13 WIB

Presiden Jokowi Bisa Jatuh Gara-gara Masalah Beras

Presiden Jokowi Bisa Jatuh Gara-gara Masalah Beras

News | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:51 WIB

"Cinta Mati" Sama Presiden Jokowi, Simak Nyanyian Pengamen Ini

"Cinta Mati" Sama Presiden Jokowi, Simak Nyanyian Pengamen Ini

Tekno | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:29 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB