Ekor Ikan Pari Maut, Adik Pelaku Dianggap Biang Onar

Siswanto, Welly Hidayat

Senin, 31 Juli 2017 | 19:38 WIB
Ekor Ikan Pari Maut, Adik Pelaku Dianggap Biang Onar
TKP kasus penusukan pakai ekor ikan pari [suara.com/Wely Hidayat]

Suara.com - Sampai hari ini, anggota Polsek Cilincing, Jakarta Utara, masih mengejar Jahudi alias Jodi (21), yang kabur setelah menusuk Bakri alias Pairus (32) dengan ekor ikan pari beracun sampai meninggal dunia. Jodi merupakan adik dari Sapudi alias Apud (32) yang kini sudah dibekuk polisi.

Warga di Jalan Kalibaru Barat 7, RT 14, RW 4, Cilincing, Opung (43), menceritakan kepribadian Apud. Apud, kata dia, kurang disukai warga di sekitar tempat pelelangan ikan Kalibaru.

"Itu dia suka bikin resah di sini mas. Belagu, pokoknya reseh nggak suka warga sama dia," ujar Opung kepada Suara.com, Senin (31/7/2017).

Opung menambahkan Apud beberapakali meminjam sepeda motor milik warga Kalibaru. Bukannya dikembalikan, malah sepeda motor tersebut digadaikan ke orang lain.

"Itu dia juga suka gadein motor orang mas. Ngomongnya minjam. Tahunya digadein jadi uang mas," ujar Opung.

Sosok Apud ditakuti warga. Itu lantaran ayahnya seorang mandor di tempat pelelangan ikan.

"Itu dia karena bapaknya, mandor di sini mas. Banyak anak buah bapaknya. Jadi warga banyak yang segan mas," ujar Opung.

Opung mengungkapkan Apud pernah terlibat kasus dugaan pembunuhan pada tahun 2007. Tetapi, dia tidak tertangkap polisi.

"Ya, itu dia pernah ada kasus (Apus). Tapi dia nggak ketangkap mas. Itu tahun 2007 saya tahu itu saja ya," ujar Opung.

Warga berama Lena (34) juga tidak menyukai kepribadian Apud. Dia mengatakan Apud sering mengambil ikan di pelelangan.

"Dia suka ngambil ikan mas di pelelangan. Tapi nggak pernah nyetor uang. Malah bikin rugi," ujar Lena.

Lena senang sekarang Apud ditangkap polisi. Dia berharap setelah ini, tidak ada onar lagi.

"Ya, biar terima pelajaranlah mas dia. Suka bikin onar kok disini. Semoga warga tenanglah nggak ada dia," ujar Lena.

Ditusuk

Ketika tengah asyik ngobrol, tiba-tiba, sekitar jam 02.00 WIB, Apud datang sambil berteriak - teriak menantang Bakri dan teman-temannya.

"Itu Bakri lagi bakar ikan, tiba - tiba Apud datang teriak - teriak keluar dari gang, kaya orang mabuk juga, nggak jelas teriaknya. Ya, nyindir - nyindir Parius," kata Agus, warga setempat.

Rupanya, Bakri terpancing emosinya. Soalnya, dia merasa tidak pernah punya urusan dengan Apud.

"Ya, Parius nggak terima kayak nyindir dia nggak tau masalah apa mas. Parius berdiri nyamperin Apud. Itu langsung mereka main pukul - pukulan, sih Apud jatuh dan pergi setelah dilerai oleh warga yang di situ," ujar Agus.

Urusan jadi panjang. Sekitar pukul 02.30 WIB, Apud yang kalah duel dengan Bakri datang lagi. Kali ini dia mengajak adiknya, Jahudi alias Jodi (21). Tempat tinggal mereka hanya berjarak 100 meter dari warung kopi.

"Itu Apud kalah duel mas, tangan kosong sama Parius. Apus pulang panggil adiknya. buat nantang Parius," kata Agus.

Ditantang lagi

Dari pinggir jalan, Apud berteriak semakin keras menantang-nantang Bakri. Bakri pun panas hatinya. Dia tidak mau mendengar lagi nasihat teman-temannya agar tak meladeni Apud.

"Itu sudah dibilangin sama anak - anak yang nongkrong mas, Parius agar tidak meladeni Apud, tapi malah disamperin sih Apud sama Parius sendiri," ujar Agus.

Sekitar pukul 03.00 WIB terjadi duel antara Apud dan Bakri. Apud dibanting ke tanah. Melihat adiknya tersungkur, Jodi turun tangan.

"Itu ternyata adiknya Apud, nusuk pakai buntut pari mas. pas lihat kakaknya jatuh. Tapi Parius masih dapat berdiri memegang perutnya," ujar Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:26 WIB

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan

Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:10 WIB

Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri

Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:19 WIB

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×