Array

Protes Penertiban Trotoar, Ini Permintaan Driver Ojek Online

Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:21 WIB
Protes Penertiban Trotoar, Ini Permintaan Driver Ojek Online
Koalisi Pejalan Kaki melakukan aksi menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar di kawasan Casablanca, Jakarta, Jumat (21/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Salah satu kalangan yang paling terganggu dengan operasi Bulan Tertib Trotoar yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jakarta yaitu pengemudi ojek online. Mereka menjadi tidak bisa lagi mangkal di trotoar atau tepi jalan untuk menunggu calon penumpang.

Penertiban trotoar yang dimulai hari ini hingga akhir bulan Agustus merupakan pelaksanaan dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 99 Tahun 2017.

Sebagian driver ojek online yang terancam kehilangan tempat kemudian mengusulkan kepada pemerintah agar kebijakan tersebut mempertimbangkan penghidupan masyarakat, terutama tukang ojek.

"Kami sih boleh-boleh saja dilakukan penertiban. Tapi tolong perhatikan kami.‎ Tolonglah disediakan tempat (mangkal)," kata driver bernama Riki yang sedang mangkal di tepi jalan dekat Stasiun Palmerah, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Riki kemudian membandingkan dengan pengelola sejumlah pusat perbelanjaan yang menyediakan tempat khusus ojek online.

"Kalau mal kan ada. Nah stasiun yang belum ada. Jadi kita pada parkir di pinggir jalan sama trotoar," kata dia.

Riki berharap pemerintah memaklumi keberadaan driver ojek online yang mangkal di tepi trotoar atau tepi jalan selama tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.

"Menurut saya nih ya, selagi kita nggak ganggu jalan sih ya nggak apa-apa kali ya," tutur warga Kedoya, Jakarta Barat.

Tetapi, mengaku sudah tahu sebenarnya ada peraturan yang melarang menutup trotoar.

"‎Ya kita sih siap-siap saja (ditertibkan). Tapi alangkah lebih baiknya kita diperhatikan. Diberikan tempat," tuturnya.

Sejak pagi tadi, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, dan Polri dikerahkan untuk membersihkan trotoar dari ojek, mobil parkir, dan PKL. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI