ISIS Kian Lemah, Al Qaeda Siap Bangkitkan 'Hantu Osama'

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2017 | 14:18 WIB
ISIS Kian Lemah, Al Qaeda Siap Bangkitkan 'Hantu Osama'
Hamza bin Laden, putra Osama bin Laden. [AFP]

Suara.com - Pamor gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) semakin meredup, setelah posisi mereka kian terjepit di dua front peperangan, yakni Irak dan Suriah. Bahkan, Irak sudah mengumumkan kemenangan atas ISIS.

Namun, tergerusnya kekuatan ISIS tidak lantas dunia bakal aman dari serangan-serangan teroristik. Setidaknya, setelah ISIS meredup, kelompok teroris kawakan Al Qaeda dinilai bakal bangkit.

Kembali bangkitnya Al Qaeda sebagai organisasi teroris nomor satu di dunia seiring dengan kemunculan putra Osama bin Laden, yakni Hamza bin Laden yang diyakini bakal memimpin organisasi itu membalas dendam.

Tidak main-main, Hamza pada Mei 2017 sudah menyebar video propaganda mengenai tekat dirinya. Dalam video itu, Hamza bersumpah akan membalas kematian sang ayah dan melanjutkan perang terhadap Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Bruce Riedel, peneliti The Brookings Institution, lembaga yang berbasis di AS, mengatakan ISIS yang segerea hancur akan membuka jalan bagi Hamza untuk membangkitkan Al Qaeda.

”Ketika ISIS semakin melemah, Hamza dan Al Qaeda akan bangkit. Hamza akan menjelma seperti ayahnya. Dia akan membangkitkan ’hantu’ Osama bin Laden ke dunia Barat,” tutur Bruce seperti dilansir News.com.au, Selasa (1/8/2017).

Prediksi itu bukan tanpa alasan kuat. Bruce mengungkapkan, banyak surat yang ditemukan Abbottabad, Pakistan, setelah kematian Osama,  menyebut Hamza sudah ditunjuk Osama untuk menjadi penerusnya.

Bahkan, dalam surat tersebut, terdapat rencana untuk mengulang aksi teroristik di jantung negara AS, seperti aksi 9/11 WTC.

”Al Qaeda disebut sangat berharap pada Hamza yang meski masih sangat muda tapi dinilai mereka pemimpin kharismatik. Dia diharapkan bisa menyatukan Al Qaeda yang terpecah setelah kematian Osama dan melakukan peperangan baru,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Mei 2017, Hamza memublikasikan video dirinya yang menyerukan pengikut Al Qaeda untuk melakukan serangan serentak terhadap warga Yahudi, Amerika Serikat, dan Rusia.

Seruan tersebut disebar melalui rekaman video Hamza yang berpidato selama 10 menit.

"Kalau kalian bisa mengangkat senjata, itu lebih baik. Tapi kalau tidak, kalian punya banyak pilihan untuk berjuang,” tegas Hamza dalam rekaman video yang didapat SITE Intelligence Group dan dirilis CNN, Selasa (16/5/2017).

Ali Soufan, mantan agen FBI yang fokus pada Al Qaeda, menilai Hamza diyakini kekinian sudah berusia 20 tahun. Ia juga tengah dipersiapkan menjadi pemimpin baru Al Qaeda.

Sebagai putra kandung Osama, Hamza dinilai bisa menjadi magnet untuk mempersatukan faksi-faksi Al Qaeda dan militan lain yang terserak setelah kematian sang ayah.

“Hamza  mengeluarkan seruan itu untuk menaikkan pamornya. Dia juga tampak ingin membalas dendam atas kematian ayahnya,” terang Soufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petinggi Kurdi: Kami Yakin 99 Persen Al-Baghdadi Masih Hidup

Petinggi Kurdi: Kami Yakin 99 Persen Al-Baghdadi Masih Hidup

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 09:07 WIB

'Ketika Aku Menembak Mati Osama bin Laden'

'Ketika Aku Menembak Mati Osama bin Laden'

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 10:32 WIB

Putin: Al Qaeda, Osama dan Semua Teroris Produk Amerika Serikat

Putin: Al Qaeda, Osama dan Semua Teroris Produk Amerika Serikat

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 15:43 WIB

Kisah Eks Teroris Al Qaeda Bertahan Hidup, Sulitnya Mencari Kerja

Kisah Eks Teroris Al Qaeda Bertahan Hidup, Sulitnya Mencari Kerja

News | Senin, 05 Juni 2017 | 06:57 WIB

Eks Teroris Al Qaeda: Penjara Indonesia Jadi 'Madrasatul Jihad'

Eks Teroris Al Qaeda: Penjara Indonesia Jadi 'Madrasatul Jihad'

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:58 WIB

Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah

Eks Al Qaeda: Osama Juga Akui Organisasi Teroris Banyak Masalah

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:05 WIB

Eks Teroris Al Qaeda: Teroris Ada karena Pemerintah Tidak Adil

Eks Teroris Al Qaeda: Teroris Ada karena Pemerintah Tidak Adil

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 17:05 WIB

Eks Teroris Al Qaeda: UU Anti Terorisme Harus Memihak Korban

Eks Teroris Al Qaeda: UU Anti Terorisme Harus Memihak Korban

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:48 WIB

Putra Osama bin Laden Ikrar Balas Dendam atas Kematian Sang Ayah

Putra Osama bin Laden Ikrar Balas Dendam atas Kematian Sang Ayah

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 12:39 WIB

Al Qaeda Bikin Kuis Berhadiah Senapan AK47

Al Qaeda Bikin Kuis Berhadiah Senapan AK47

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 13:02 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB