Jadi Tersangka, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Titip Uang di KPK

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 08 Agustus 2017 | 21:00 WIB
Jadi  Tersangka, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Titip Uang di KPK
Jubir KPK, Febri Diansyah di Jakarta. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan PT Duta Graha Indah yang sudah berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana. Menanggapi penetapan tersangka tersebut PT NKE menitipkan sejumlah uang sebagai jaminan.

"Benar (ada penitipan uang). Jadi setelah dicek ke penyidik ada penitipan. Jadi pengembalian atau penitipan uang dari PT DGI kepada KPK karena sedang ada proses hukum saat ini yang sedang berjalan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

Menurut Febri, uang yang dititipkan oleh perusahaan yang dulunya milik Muhammad Nazaruddin tersebut sekitar Rp15 miliar. Uang tersebut, digunakan sebagai jaminan apabila dalam putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi nanti, PT NKE dinyatakan bersalah dan harus membayar kerugian keuangan negara. Namun, sebenarnya kerugian keuangan negara akibat proyek tersebut senilai Rp25 miliar.

"Tentu saja penitipan ini jadi salah satu bukti yang akan masuk dalam berkas nanti. Setelah putusan barulah nanti ditentukan eksekusi yang dilakukan itu kerugian keuangan negaranya itu berapa. Fix nilai kerugian keuangan negaranya itu akan ditentukan oleh putusan hakim nantinya. Dan siapa yang memiliki kewajiban untuk mengembalikan itu juga ditentukan putusan hakim," kata Febri.

Lebih lanjut Febri mengatakan uang yang tersebut terkait dengan penangan perkara yang melibatkan PT DGI.

Diketahui, dalam surat Nomor: J013/S.368/NKE/08.17 yang ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia tanggal 4 Agustus 2017 lalu, PT NKE menyebutkan adanya uang yang dititipkan kepada KPK tersebut. Surat tersebut untuk menjawab surat Nomor:S-04243/ BEl.PP1/08.2017 yang dikirim tanggal 3 Agustus 2017 kepada PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, mengenai permintaan penjelasan atas beberapa hal terkait ditetapkannya PT NKE Tbk, sebagai tersangka kasus korupsi.

"Pada bulan Juli 2017 atas pengembangan kasus ini, KPK menetapkan Perseroan sebagai tersangka. Tindak lanjut dari penetapan status tersebut, KPK telah memanggil susunan manajemen saat ini untuk memberikan keterangan dan informasi terkait kasus tersebut. Pemeriksaan yang dilakukan kepada Perseroan menghasilkan beberapa poin seperti jumlah potensi kerugian Negara. Sebagai komitmen Perseroan dalam menuntaskan permasalahan ini, Perseroan telah menitipkan sejumlah uang kepada KPK sebagai jaminan kepada KPK jika nanti dari keputusan Pengadilan terbukti bahwa telah terjadi kerugian negara," bunyi surat PT NKE Tbk, tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Pajak Datangi KPK

Dirjen Pajak Datangi KPK

Foto | Selasa, 08 Agustus 2017 | 18:37 WIB

Genjot Penerimaan Pajak, Ditjen Pajak Gandeng KPK

Genjot Penerimaan Pajak, Ditjen Pajak Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:30 WIB

Dirjen Pajak Datang ke KPK, Ada Apa?

Dirjen Pajak Datang ke KPK, Ada Apa?

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 14:41 WIB

Kasus Suap Jaksa Kejati Bengkulu Masuk Proses Penuntutan

Kasus Suap Jaksa Kejati Bengkulu Masuk Proses Penuntutan

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 13:09 WIB

Keponakan Ketua DPR Setya Novanto Kembali Diperiksa KPK

Keponakan Ketua DPR Setya Novanto Kembali Diperiksa KPK

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 11:43 WIB

Nama Novanto Hilang di Vonis Irman-Sugiharto, KPK Ajukan Banding

Nama Novanto Hilang di Vonis Irman-Sugiharto, KPK Ajukan Banding

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 00:24 WIB

Kasus Suap Dana Desa, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

Kasus Suap Dana Desa, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 20:46 WIB

Australia Meminta Penerjemah untuk Periksa CCTV Kediaman Novel

Australia Meminta Penerjemah untuk Periksa CCTV Kediaman Novel

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 18:19 WIB

Eksepsi Ditolak, Miryam S Haryani Siap Hadapi KPK di Persidangan

Eksepsi Ditolak, Miryam S Haryani Siap Hadapi KPK di Persidangan

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:29 WIB

KPK Terima Putusan Aseng Terbukti Suap Tiga Politisi Komisi V

KPK Terima Putusan Aseng Terbukti Suap Tiga Politisi Komisi V

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:42 WIB

Terkini

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB