Polisi Kaitkan Kasus Pemuda Penghina Presiden dengan Saracen

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:04 WIB
Polisi Kaitkan Kasus Pemuda Penghina Presiden dengan Saracen
Presiden Joko Widodo memimpin sidang kabinet paripurna yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan jajaran menteri Kabinet Kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/8).

Suara.com - Kasus pemuda berusia 18 tahun, asal Medan, Farhan Balatif yang ditangkap Polisi setelah dirinya memposting konten penghinaan pada Presiden Joko Widodo, melalui akun Facebook atas nama Ringgo Abdillah dikaitkan dengan sindikat penyebar informasi hoax dan SARA, Saracen.

"Sedang dalam pendalaman. Dikaitkan dengan Saracen, apakah ada keterkaitan atau tidak," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017).

Pendalaman dilakukan mengingat pola yang digunakan Farhan ada kemiripan dengan yang dipakai oleh sindikat Saracen, yaitu dengan cara menggunakan indentitas palsu.

"Jadi menggunakan KTP yang sudah diedit, hingga itu bisa dipublikasikan untuk bisa melakukan penistaan terhadap orang maupun untuk mengadu domba dengan kelompok-kelompok lain," ujar Sandi.

Semuan postingan Farhan tengah dilakukan auditing dengan cara uji forensik komputer oleh Polrestabes Medan bekerjasama dengan Bareskrim Mabes Polri dan Pusat Laboratorium Forensik.

Menurut Sandi, hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan data update yang ada di dalam komputer yang dipakai Farhan.

"Karena banyak tekhnolgi yang sudah dikuasai oleh Ringgo (Farhan), untuk bisa menghapus file-file yang ada di sana dan file yang dihapus biasanya bisa ditarik. Namun ini ada strategi dari Ringgo untuk bisa menghilangkan secara permanen," tutur Sandi.

Selain itu, Polisi juga mendalami motif dari apa yang telah dilakukan Farhan. Termasuk motif ekonomi seperti yang diduga dilakukan oleh sindikat Saracen. Meskipun di dalam Berita Acara Pemeriksaan, Farhan mengaku melakukan aksinya karena tidak sudak dengan Jokowi.

"Dia hanya menyampaikan di dalam BAPnya ketidakpuasan terhadap pemerintah dan masih banyak kejanggalan yang masih kita perlu dalami. Namun, kita tidak bisa mencapaikan secara langsung detail, karena faktor-faktor masih kita kumpulkan bukti-buktinya," kata Sandi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen FPI Jakarta Curiga Saracen Kaki Tangan Pemerintah

Sekjen FPI Jakarta Curiga Saracen Kaki Tangan Pemerintah

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 16:06 WIB

Besok Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI

Besok Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 14:47 WIB

Bakal Kunjungi Singapura, Jokowi Tak Temui Novel Baswedan

Bakal Kunjungi Singapura, Jokowi Tak Temui Novel Baswedan

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 14:12 WIB

Wiranto: Sindikat Saracen Merupakan Ancaman Baru Bagi Indonesia

Wiranto: Sindikat Saracen Merupakan Ancaman Baru Bagi Indonesia

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 13:41 WIB

Presiden Jokowi Beri Pengarahan Pati Polri di Istana

Presiden Jokowi Beri Pengarahan Pati Polri di Istana

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 12:05 WIB

Fadli Zon: Kasus Saracen Cuma Dagelan

Fadli Zon: Kasus Saracen Cuma Dagelan

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 11:23 WIB

Jokowi Minta Manfaatkan Momentum Kepercayaan Internasional

Jokowi Minta Manfaatkan Momentum Kepercayaan Internasional

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:36 WIB

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:58 WIB

Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Kerja Paripurna

Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Kerja Paripurna

Foto | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:49 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

×