Presiden Turki Bahas Nasib Rohingya dengan 8 Negara

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 03 September 2017 | 05:04 WIB
Presiden Turki Bahas Nasib Rohingya dengan 8 Negara
Presiden Jokowi bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Turki. Kamis (6/7/2017). [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas krisis kemanusiaan di Myanmar bersama 8 negara lain melalui sambungan telepon. Dia mengajak kerjasama berbagai negara untuk menangani nasib Muslim Rohingya.

Kedelapan negara itu adalah Pakistan, Iran, Mauritania, Qatar, Arab Saudi, Kuwait, Azerbaijan, dan Bangladesh.

Sebelumnya Erdogan juga menelepon secara pribadi ke Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, Presiden Senegal Macky Sall, dan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari. Edorgan mengucapkan selamat Idul Adha.

Awal pekan besok Erdogan juga akan membahas krisis di Myanmar melalui telepon dengan para pemimpin Pakistan, Iran, Mauritania, Qatar, Arab Saudi, Kuwait, Azerbaijan, dan Bangladesh.

Sebelumnya, Turki memohon agar pemerintah Bangladesh membuka pintu perbatasannya dan menerima ribuan etnis Rohingya asal Myanmar.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu akan membayar kepada pemerintah Bangladesh, berapa pun biaya untuk menampung pengungsi Rohingya.

“Berapa pun biaya yang diminta Bangladesh, kami akan membayarnya, asalkan mereka membuka pintu untuk pengungsi Rohingya,” tegas Cavusoglu.

Selain itu, kata dia, Turki juga akan memobilisasi negara maupun organisasi-organisasi Islam untuk mengadakan pertemuan khusus membahas persoalan etnis Rohingya.

Tak hanya itu, Cavusoglu juga mengklaim sudah menelepon mantan Sekretaris Jenderal PBB dan juga Kepala Komisi Rakhine PBB Kofi Annan, agar bisa mendesak militer Myanmar menyetop pembantaian terhadap Rohingya.

baca juga

Untuk diketahui, sedikitnya 400 orang etnis Rohingya tewas dalam operasi militer Myanmar yang diterapkan sejak pekan lalu. Sementara 38 ribu Rohingya lainnya mencoba menerobos perbatasan ke Bangladesh. (Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Citra Satelit Rekam Pembakaran Pemukiman Rohingya di Rakhine

Citra Satelit Rekam Pembakaran Pemukiman Rohingya di Rakhine

News | Minggu, 03 September 2017 | 00:24 WIB

Soal Rohingya, SBY Singgung Status Tokoh Perdamaian Suu Kyi

Soal Rohingya, SBY Singgung Status Tokoh Perdamaian Suu Kyi

News | Sabtu, 02 September 2017 | 23:03 WIB

MUI Minta Myanmar Hentikan Kekerasan ke Rohingya

MUI Minta Myanmar Hentikan Kekerasan ke Rohingya

News | Sabtu, 02 September 2017 | 22:01 WIB

Menag: Muslim Rohingya Harus Diberikan Perlindungan

Menag: Muslim Rohingya Harus Diberikan Perlindungan

News | Sabtu, 02 September 2017 | 21:07 WIB

YLBHI: Persekusi terhadap Rohingya Harus Dihentikan

YLBHI: Persekusi terhadap Rohingya Harus Dihentikan

News | Sabtu, 02 September 2017 | 20:46 WIB

Konflik Rohingya Semakin Memburuk Lantaran Foto dan Berita Hoaks

Konflik Rohingya Semakin Memburuk Lantaran Foto dan Berita Hoaks

News | Sabtu, 02 September 2017 | 20:22 WIB

Berburu Rohingya, Kebencian Agama atau Perampasan Lahan?

Berburu Rohingya, Kebencian Agama atau Perampasan Lahan?

News | Sabtu, 02 September 2017 | 19:46 WIB

Setara: Indonesia Harus Pelopori Invervensi Kemanusiaan Rohingya

Setara: Indonesia Harus Pelopori Invervensi Kemanusiaan Rohingya

News | Sabtu, 02 September 2017 | 18:31 WIB

Pengkhianatan Aung San Suu Kyi terhadap Nobel Perdamaian

Pengkhianatan Aung San Suu Kyi terhadap Nobel Perdamaian

News | Sabtu, 02 September 2017 | 17:16 WIB

Terkini

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×