Pembunuhan di Kamar 309, Masih Ada Daging Pelaku di Tangan Korban

Jum'at, 22 September 2017 | 21:03 WIB
Pembunuhan di Kamar 309, Masih Ada Daging Pelaku di Tangan Korban
Tersangka Agus menceritakan awal mula membunuh teman kencan, Murtiyaningsih (30), di kamar kos nomor 309, Laguna Residence [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Bagaimana awal polisi menyimpulkan Agus sebagai tersangka pembunuh Murtiyaningsih (30)?

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Adex Yudiswan‎ mengatakan polisi mengantongi bukti kuat.

‎"Alat buktinya ada kunci, beliau masuk ke dalam, HP yang diambil, kemudian ada asbak yang kita angkat sidik jari dan kita cocokkan. Ada bercak darah. Di bajunya juga ada darah. Ada saksi yang lihat sebelum kejadian pelaku ada di TKP," kata Adex di ‎Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (22/9/2017).‎

Murtiyaningsih dibunuh di kamar kos nomor 309, Laguna Residence, Jalan Sosial, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (22/9/2017).‎‎

Selain itu, ‎pada tubuh pelaku juga didapatkan luka bekas perlawanan Murtiyaningsih, di antaranya cakaran dan gigitan.

"‎Dia nggak bisa mengelak karena di kuku korban ada daging pelaku," katanya.

Sebelum membunuh, Agus mengaku berkencan dengan Murtiyaningsih setelah kenalan lewat aplikasi Wechat.

Murtiyaningsih, katanya, mematok harga Rp500ribu untuk pembayaran sekali kencan. Tetapi yang diberikan Agus hanya Rp150 ribu. Masalah harga ini yang menjadi asal muasal pembunuhan itu terjadi.

"Korban bilang, elu kurang bayar nih. Harusnya elu bayar 500 kenapa elu bayar 150. Kalau nggak gue teriak nih. Gue panggil preman. Karena kalap terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Adex menirukan Agus.

‎Panik dengan ancaman Murtiyaningsih, Agus membunuh Murtiyaningsih dengan cara memukul dengan asbak dan mencekiknya. Tidak hanya membunuh, Agus juga mengambil telepon genggam jenis Iphone 7, Xiaomi 3, dan sejumlah uang mata asing milik korban.

Pelaku, kata Adex, kemudian menghantamkan asbak ke‎ kepala korban. Tidak sampai situ, korban dicekik hingga tewas kehabisan nafas.

"Pelaku memukul menggunakan asbak dan sementara hasil visum korban meninggal karena saluran nafasnya tertutup," tuturnya.‎

Agus kemudian dapat ditangkap, tidak sampai satu hari, kasus terungkap. Polisi melumpuhkannya dengan menembakkan timah panas ke kaki kanan.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI