Perluasan Lapangan Kerja, Kemnaker Latih 600 Barista

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 29 September 2017 | 13:00 WIB
Perluasan Lapangan Kerja, Kemnaker Latih 600 Barista
Peserta pelatihan barista antusias mengikuti pelatihan di Bandung. (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Dalam rangka membuka lapangan kerja baru, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengadakan pelatihan menjadi barista. Pelatihan dipusatkan di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kemnaker, Lembang, Jawa Barat.

Kepala Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Nana Mulyana menjelaskan, pelatihan barista ini menjadi salah satu pilihan, karena profesi tersebut masih sangat dibutuhkan.

"Hal ini seiring dengan  mewabahnya kafe dan kedai kopi di Indonesia. Mewabahnya kafe memberi peluang kerja bagi barista. Sebuah profesi baru yang cukup menjanjikan," kata Nana, Bandung, Kamis (28/9/2017).

Tak hanya itu, lanjutnya, dengan munculnya barista-barista baru yang kemungkinan besar tertarik membuka kafe kopi diharapkan akan memberi efek baik bagi terserapnya pasar kerja baru. Setidaknya, jika satu barista mendirikan kafe, maka akan menarik dua pekerja baru untuk mengelolanya.

Tahun ini, Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja membuka 30  angkatan pelatihan barista. Tiap angkatan terdiri dari 20 peserta, sehingga tahun ini terdapat 600 peserta yang berasal dari hampir seluruh daerah di Indonesia.



Hingga September tahun ini, sudah terlaksana 15 angkatan pelatihan. Tahun lalu, program ini telah diujicobakan dengan melibatkan 100 peserta.

Pelatihan diadakan selama empat hari dan menghadirkan instruktur profesional, seperti dari East Indische Koffie Jakarta. Materi pelatihan berupa praktik sebanyak 70 persen.  

Nana menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan pelatihan untuk para roaster kopi dan owner kafe atau kedai kopi. Roaster dilatih cara memanggang biji kopi yang berkualitas, sedangkan para pemilik kafe dilatih manajemen bisnis yang baik.

Salah satu instruktur pelatihan, Vickto Betaliano, menjelaskan, materi pelatihan terdiri dari coffee knowledhe, cupping, manual brew, espresso based, cappuccino, dan latte art.

"Meski hanya dalam waktu empat hari, karena materi pelatihan dominan praktik, maka setelah ikut pelatihan, 90 persen peserta bisa menjadi barista. Mereka tinggal memperkaya jam terbang," ujarnya.

Tiap pelatihan selalu ditutup dengan lomba meracik dan menyajikan kopi yang diikuti oleh seluruh peserta.

"Sebanyak 90 persen peserta bisa meracik, menyajikan kopi, dan mempresentasikannya dengan baik," tambah Vickto.

Sementara itu, Agus Surono, salah satu peserta dari Klaten mengaku, pelatihan ini makin menguatkan kepercayaan dirinya untuk membuka kedai kopi.

"Setelah menguasai teknik dasar meracik kopi, sekarang saya berani membuka kedai kopi," akunya.

Kemudian peserta asal Semarang, Adiansyah Harjunantio, mengatakan, selain mendapatkan modul dan praktik, pelatihan ini juga membekali barista tentang cara mengedukasi masyarakat tentang sejarah, manfaat, dan citarasa kopi Nusantara.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kemnaker dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemnaker Buka Penerimaan Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan

Kemnaker Buka Penerimaan Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan

News | Selasa, 26 September 2017 | 14:36 WIB

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

News | Selasa, 26 September 2017 | 09:32 WIB

Menaker: Pelatihan Vokasi Indonesia akan Tiru Singapura

Menaker: Pelatihan Vokasi Indonesia akan Tiru Singapura

News | Jum'at, 15 September 2017 | 15:21 WIB

Terkini

PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap

PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 17:37 WIB

Realita Sepi yang Disimpan Diam-diam: Beratnya Hidup Minim Support System

Realita Sepi yang Disimpan Diam-diam: Beratnya Hidup Minim Support System

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:30 WIB

Tayang Malam Ini, Berikut Fakta Menarik Film John Wick: Chapter 4 yang Jarang Diketahui

Tayang Malam Ini, Berikut Fakta Menarik Film John Wick: Chapter 4 yang Jarang Diketahui

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 17:28 WIB

Mengenal Sifat Lingkaran: Bangun Datar Unik Tanpa Sudut yang Ada di Sekitar Kita

Mengenal Sifat Lingkaran: Bangun Datar Unik Tanpa Sudut yang Ada di Sekitar Kita

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 17:24 WIB

TK-SMP PJJ Akibat Kabut Asap, Mengapa SMA-SMK Palembang Belum Belajar Daring?

TK-SMP PJJ Akibat Kabut Asap, Mengapa SMA-SMK Palembang Belum Belajar Daring?

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Health | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Cara Menggulung Kabel Setrika yang Benar agar Awet untuk Jangka Panjang

Cara Menggulung Kabel Setrika yang Benar agar Awet untuk Jangka Panjang

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 17:19 WIB

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:15 WIB

Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M

Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:15 WIB

×