Suara.com - Komposer terkenal Indonesia, Addie MS, menuturkan kisah kenangan dirinya yang sempat tak kuasa menahan tangis ketika mendapat pesan singkat dari Veronica Tan, istri mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Kenangan Addie itu ia utarakan dalam acara diskusi “Ahok: The Untold Story”, Jakarta Selatan, Senin (9/10/2017) malam.
“Itu terjadi setelah saya menerima pesan Ibu Veronica melalui WhatsApp, Rabu (9/5) atau sehari setelah Ahok divonis 2 tahun penjara,” kata Addie memulai ceritanya.
Sehari sebelumnya, Selasa (8/5), setelah sidang vonis Ahok selesai, Addie menuturkan menghubungi banyak temannya untuk mengadakan pertunjukan paduan suara di Balai Kota DKI.
“Saya menelepon anak-anak koor, bilang bisa tidak besok kumpul di Balai Kota. Bukan khusus untuk Pak Ahok, tapi soal persatuan bangsa,” tutur Addie.
Rabu pagi, Addie terkejut karena melihat ribuan orang telah berkumpul di Balai Kota untuk mengikuti paduan suara. Jumlah orang itu di luar perkiraan Addie.
Saat memandu koor, Addie mengakui banyak peserta yang menangis. Dia sendiri tak menangis.
Rabu sore, Addie lantas diundang menjadi tamu talkshow acara stasiun televisi mengenai aksi paduan suaranya tersebut.
“Beberapa menit sebelum acara dimulai, saya dapat pesan dari Ibu Veronica. Saat suaminya sudah dipenjara, dia malah tetap menyampaikan detail perkembangan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) kepada saya. Kuat sekali Ibu Vero,” ungkapnya.
Karena pesan singkat Vero itulah Addie akhirnya tak kuasa menahan tangis. “Saya di mobil, sopir saya suruh keluar. Saya tak pernah lihat orang sekuat ini (Veronica),” tukasnya.
Addie mengakui, Veronica beberapa bulan sebelumnya sempat berkonsultasi kepada dirinya mengenai revitalisasi TIM.
Karena tak kuat menahan perasaan sedih, akhirnya Addie berinisiatif tak membicarakan revitalisasi TIM dengan Veronica.
"Saya balas, sepertinya sekarang bukan waktu yang tepat untuk membahas hal ini. Akhinya Ibu Vero setop dan saya mengikuti acara wawancara itu,” tandasnya.