Kapolri Ingin Gaji Densus Tipikor Setara Penyidik KPK

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 21:09 WIB
Kapolri Ingin Gaji Densus Tipikor Setara Penyidik KPK
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginginkan gaji personel Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi dapat setara nilainya dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski begitu, Tito memastikan tidak akan menganggu kinerja maupun soliditas di Internal kepolisian. Lanjut Tito, hal tersebut malah memacu kinerja anggota kepolisian dalam meningkatkan kapasitas serta kapabilitas sebagai aparat penegak hukum.

"Nggak apa-apa. Nanti ada sistem rekrutmennya, ada rekrutmen khusus untuk mereka," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).

Tito mengatakan perbedaan gaji anggota Densus Tipikor dengan satuan polisi lain merupakan hal wajar. Lantaran anggota personel Densus Tipikor yang terpilih akan melalui rekrutmen ketat.

"Ada assessment sama seperti KPK. Ada assessment dalam rangka rekrutmen sehingga memiliki integritas dan komitmen kepada tugasnya," kata Tito.

"Wajar juga kalau mereka yang lulus mendapatkan previlage untuk mendapat sistem penggajian lebih dari yang lain," Tambah Tito.

Densus Tipikor membutuhkan duit ‎Rp2,6 triliun. Rinciannya Rp786 miliar untuk biaya pegawai, Rp359 miliar untuk operasional penyelidikan dan penyidikan, serta Rp1,55 triliun untuk membuat sistem dan kantor serta pengadaan alat penyelidikan, dan penyidikan.‎

Nantinya, Densus ini akan dipimpin oleh Jenderal Bintang dua yang memimpin 3.560 personel dalam satuan tugas tipikor kewilayahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus Tipikor Polri, KPK: Banyak Pemburu Koruptor, Makin Bagus

Densus Tipikor Polri, KPK: Banyak Pemburu Koruptor, Makin Bagus

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 21:36 WIB

Kapolri Pastikan Penyerangan Kantor Kemendagri Bakal Diproses

Kapolri Pastikan Penyerangan Kantor Kemendagri Bakal Diproses

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:53 WIB

Deretan Kasus "The Untouchable" SetNov!

Deretan Kasus "The Untouchable" SetNov!

Video | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:43 WIB

Datang ke KPK, Ulama NU Tolak Pansus Angket

Datang ke KPK, Ulama NU Tolak Pansus Angket

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:58 WIB

Kapolri RDPU dengan Komisi III

Kapolri RDPU dengan Komisi III

Foto | Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:55 WIB

Ketika Kapolri Memohon ke DPR Demi Densus Tipikor

Ketika Kapolri Memohon ke DPR Demi Densus Tipikor

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:24 WIB

Sebentar Lagi Kasus First Travel Dilimpahkan Ke Pengadilan

Sebentar Lagi Kasus First Travel Dilimpahkan Ke Pengadilan

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:02 WIB

Permintaan DPR, Polri Bentuk Tim Mengkaji Panggil Paksa KPK

Permintaan DPR, Polri Bentuk Tim Mengkaji Panggil Paksa KPK

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:55 WIB

Saracen Sampai Prostitusi Gay Jadi Bahasan DPR-Kapolri di Rapat

Saracen Sampai Prostitusi Gay Jadi Bahasan DPR-Kapolri di Rapat

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 11:02 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB