Belajar dari Praperadilan, KPK Diminta Cepat Proses Setnov

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 11 November 2017 | 13:47 WIB
Belajar dari Praperadilan, KPK Diminta Cepat Proses Setnov
Diskusi bertajuk 'Setya Novanto Tersangka Lagi?' di Jakarta, Sabtu (11/11/2017). [Suara.com/Nicholas Tolen]

Suara.com - Lingkar Madani untuk Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mempercepat proses penyidikan kasus dugaan korupsi KTP elektronik, yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto.

Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti mengatakan, percepatan penyidikan itu harus dilakukan agar Setnov yang kekinian kembali menjadi tersangka tak memunyai kesempatan mengajukan gugatan praperadilan lagi.

"Pertama, KPK harus cepat memprosesnya, tentu harus belajar dari kasus yang lalu, yakni karena terlalu lama diproses, Setnov akhirnya punya waktu untuk praperadilan. Kalau KPK sudah punya keyakinan yang kuat dan sebagainya itu, sebaiknya dimasukkan ke pengadilan," kata Ray di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Ray mengatakan, KPK harus segera memeriksa Novanto untuk dimintakan keterangan sebagai tersangka kasus KTP-el.

"Jangan dilama-lamakan, karena terlalu lama membuat ruang untuk semua orang melakukan tindakan-tindakan yang justru memperlambat kasus ini selesai," tegasnya lagi.

Apalagi, kata Ray, status tersangka yang disandang Novanto saat ini sudah yang kali kedua. Itu setelah predikat tersangka pertama dianulir oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskadar, saat sidang praperadilan.

Ray meyakini KPk sudah memunyai bukti yang cukup untuk membawa Setnov ke pengadilan, setelah kalah dalam praperadilan tersebut.

"Karena praperadilan itu kan tidak berhubungan dengan materi perkara, itu hanya prosedurnya. Semestinya prosedurnya sudah mulai diperbaiki. tentu ditambah dengan data baru yang mengarah ke penetapan saudara SN sebagai tersangka," terangnya.

Ray mengatakan, penahanan terhadap Ketua Umum Partai Golkar tersebut bisa saja dilakukan. Karena itu. dia meminta KPK memanggil Novanto terlebih dahulu untuk diperiksa.

baca juga

"Saya rasa dipanggil saja dulu saudara SN ke KPK, kalau  sudah dipanggil, ada sesuatu yang secara subyektif oleh penyidik untuk ditindaklanjuti, ya ditindaklanjuti (penahanan)," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Partai Golkar: 100 Kali Setnov Jadi Tersangka, Tak Masalah

Partai Golkar: 100 Kali Setnov Jadi Tersangka, Tak Masalah

News | Sabtu, 11 November 2017 | 12:36 WIB

Meski Jadi Tersangka, Posisi Setnov di Golkar Tak Tergantikan

Meski Jadi Tersangka, Posisi Setnov di Golkar Tak Tergantikan

News | Sabtu, 11 November 2017 | 12:18 WIB

Kuasa Hukum Novanto Laporkan Dua Pimpinan KPK

Kuasa Hukum Novanto Laporkan Dua Pimpinan KPK

News | Sabtu, 11 November 2017 | 06:07 WIB

Tersangka Setya Novanto, Jalan Membuka Korupsi e-KTP

Tersangka Setya Novanto, Jalan Membuka Korupsi e-KTP

News | Sabtu, 11 November 2017 | 06:42 WIB

Seharusnya Setya Novanto Segera Ditahan Sebelum Sakit

Seharusnya Setya Novanto Segera Ditahan Sebelum Sakit

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:46 WIB

Jokowi Didesak Lindungi KPK, Jika Tidak Elektabilitasnya Turun

Jokowi Didesak Lindungi KPK, Jika Tidak Elektabilitasnya Turun

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:25 WIB

Novanto Tersangka, KPK Harus Penuhi Prosedur Agar Tak Kalah Lagi

Novanto Tersangka, KPK Harus Penuhi Prosedur Agar Tak Kalah Lagi

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:21 WIB

Setnov Jadi Tersangka, Pemimpin KPK Dilaporkan Polisi Malam Ini

Setnov Jadi Tersangka, Pemimpin KPK Dilaporkan Polisi Malam Ini

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:00 WIB

Jadi Tersangka Lagi, Novanto Segera Diperiksa

Jadi Tersangka Lagi, Novanto Segera Diperiksa

News | Jum'at, 10 November 2017 | 20:06 WIB

Ruhut: Tolong Pengacara Novanto Nggak Usah Terlalu Cerewet

Ruhut: Tolong Pengacara Novanto Nggak Usah Terlalu Cerewet

News | Jum'at, 10 November 2017 | 19:40 WIB

Terkini

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×