Minum Racun di Pengadilan, Drama Jenderal Penjagal Perang Bosnia

Reza Gunadha

Kamis, 30 November 2017 | 11:58 WIB
Minum Racun di Pengadilan, Drama Jenderal Penjagal Perang Bosnia
Slobodan Praljak [NBC San Diego]

“Ini adalah masa lalu. Namun, kami siap untuk memperkuat hubungan sekarang, dan mencoba saling mendukung kerja sama yang baik antara Bosnia dan Kroasia,” lanjut dia.

Sementara itu, Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic menyampaikan duka cita kepada keluarga Praljak melalui konferensi pers di Ibu Kota Kroasia, Zagreb.

“Atas nama Pemerintah Republik Kroasia dan saya pribadi mengucapkan duka cita kepada keluarga Slobodan Praljak. Tindakannya, yang kita saksikan hari ini, adalah bukti dari ketidakadilan moral terhadap enam warga Kroasia dari Bosnia dan Herzegovina, dan masyarakat Kroasia pada umumnya. Kami juga merasa tidak puas dan menyesal mendengar putusan pengadilan kepada enam orang tersebut,” kata Plenkovic.

Putusan dibacakan

Masih pada hari Rabu, hakim melanjutkan pembacaan putusan final.

Enam orang terdakwa diputus bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran hukum di masa perang yang dilakukan ketika konflik Bosnia-Herzegovina terjadi di 1990-an.

Tidak ada perubahan putusan yang diberikan kepada para pemimpin militer dan politik Kroasia sejak pengadilan di 2013. Keenamnya divonis bersalah atas tuduhan yang sama dalam Konvensi Jenewa.

Keenamnya, pada 2013 juga didakwa atas penghancuran Old Bridge di Mostar, namun pada Rabu kemarin mereka dinyatakan tak bersalah atas kejadian itu.

Dewan Pengadilan Banding memutuskan bahwa Jembatan Mostar itu adalah sebuah “target militer” dan maka penghancurannya bukanlah tindak kriminal. Tapi vonis tak bersalah ini tak mengurangi total hukuman mereka.

baca juga

Dewan juga sekali lagi menegaskan bahwa presiden Kroasia di masa itu, Franjo Tudjman, berkoalisi dengan pasukan militer Kroasia saat masa perang Bosnia dan melakukan “usaha kriminal bersama”.

Dalam putusan pertama di 2013, Prlic dijatuhi 25 tahun penjara, Stojic, Praljak, dan Petkovic dijatuhi 20 tahun masa tahanan, Coric divonis 16 tahun, dan Pusic hingga 10 tahun bui.

Dakwaan pertama atas Prlic dan yang lainnya disusun pada 2004, dan direvisi pada 2008. Keenam warga Kroasia itu, atas kesadaran sendiri, menyerahkan diri ke Pengadilan Den Haag pada 2004.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjahat Perang Bosnia Tewas Minum Racun saat Disidang

Penjahat Perang Bosnia Tewas Minum Racun saat Disidang

News | Kamis, 30 November 2017 | 08:57 WIB

Pembantaian Muslim Bosnia, Eks Komandan Serbia Dibui Seumur Hidup

Pembantaian Muslim Bosnia, Eks Komandan Serbia Dibui Seumur Hidup

News | Kamis, 23 November 2017 | 01:05 WIB

Swiss dan Kroasia Lolos ke Piala Dunia 2018

Swiss dan Kroasia Lolos ke Piala Dunia 2018

Bola | Senin, 13 November 2017 | 05:16 WIB

Tundukkan Ukraina, Kroasia Amankan Satu Tiket Playoff

Tundukkan Ukraina, Kroasia Amankan Satu Tiket Playoff

Bola | Selasa, 10 Oktober 2017 | 08:31 WIB

Sambangi Turki, Kroasia Tanpa Rakitic

Sambangi Turki, Kroasia Tanpa Rakitic

Bola | Senin, 04 September 2017 | 20:42 WIB

Terkini

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

×