Inilah Danau Sunter yang Jadi Sorotan Menteri Susi

Siswanto | Suara.com

Kamis, 30 November 2017 | 14:49 WIB
Inilah Danau Sunter yang Jadi Sorotan Menteri Susi
Danau Sunter [suara.com/Delfia Cornelia]

Suara.com - Beberapa hari terakhir, nama Danau Sunter Selatan di Jakarta Utara menjadi sorotan publik. Publik membicarakannya di media sosial gara-gara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menantang Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno untuk menjadikan danau tersebut secantik danau di Geneva, Swiss.

Wartawan Suara.com kembali mengunjungi danau tersebut pada Kamis (30/11/2017), pagi. Kondisinya semakin lama memang semakin tertata.

Sejak Joko Widodo menjadi gubernur Jakarta tahun 2012 danau yang awalnya ditumbuhi berbagai tumbuhan, airnya keruh, secara bertahap berubah.

Jumlah pengunjungnya pun bertambah, apalagi kalau hari libur.

Danau Sunter [suara.com/Delfia Cornelia]

Pengunjung yang datang ke sana selain menikmati panorama, juga bisa menggunakan sejumlah fasilitas. Fasilitas jet ski, misalnya. Tentu saja harus merogoh kantong. Cukup Rp75 ribu untuk memakai jet sky keliling danau selama setengah jam.

Danau ini juga menjadi tempat mancing yang asyik. Keberadaan danau turut memutar roda perekonomian. Itu ditandai dengan banyak pedagang makanan dan minuman di sana.

Warga Kelapa Gading bernama Suyadi ketika ditemui Suara.com tengah memancing. Ternyata, dia sering memancing di daerah ini sejak 2009.

Biasanya, dia datang bersama teman-temannya, terutama saat haru libur kerja.

Menurut Suyadi jumlah ikan di danau sekarang berkurang. Gara-garanya, dulu banyak orang menangkap ikan pakai jala.

“Dulu banyak orang pada jaring, jadi sekarang ikannya jarang,” Kata Suyadi kepada suara.com.

Danau Sunter Selatan tidak sebagus dan sebersih Danau Sunter Barat. Tapi, Suyadi tetap suka mancing di sini. Ikan di Danau Sunter lebih banyak jenisnya dibandingkan di sana.

Danau Sunter [suara.com/Delfia Cornelia]

“Kalau di sana (Danau Sunter Barat) ikannya cuma ikan lele sama ikan patin, kalau di sini (Danau Sunter Selatan) mah macam-macam, ada ikan mujair, ikan nila, ikan emas, ikan lele, ikan patin,” kata Suyadi.

Sebagai pecinta alam, Suyadi berharap Danau Sunter Selatan diperindah seperti Danau Sunter Barat. Kalau perlu tempat parkir kendaraan ditambah lagi.

“Harapannya lebih bersih, lebih enak, dikasih tempat yang agak lebar, biar parkirnya tuh ngga sampai ke jalanan,” kata Suyadi.

Menurut dia tantangan Menteri Susi untuk menjadikan Danau Sunter seindah danau di Geneva masuk akal.

”Mungkin kalau niat mah bisa aja, kadang-kadang cuma buat janji doang,” kata Suyadi.

Pasukan oranye

Dibalik keindahan Danau Sunter, ada orang-orang yang bekerja untuk menjaganya tetap indah dan bersih. Merekalah Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum atau yang lebih dikenal sebagai pasukan oranye.

Pasukan oranye merupakan petugas yang dibentuk pemerintah Jakarta era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Nuryadi, salah satu petugas, mengakui masih ada sebagian pengunjung dan pedagang yang membuang sampah secara sembarangan di sekitar danau.

“Danaunya itu bagus, cuma ya masyarakatnya belum bisa menyadarkan dirinya sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya, kita juga nanti yang bersihkan segala macam, nanti bilangnya nggak di bersihkan,” kata Nuryadi.

“Seperti pedagangnya kan buang sampah sembarang, sudah dibilang disuruh dikarungin, masih aja,” Nuryadi menambahkan.

Nuryadi mengajak masyarakat turut serta menjaga keindahan dan kelestarian danau.

Setiap hari, Nuryadi dan teman-temannya menjaga danau itu.

“Ya, setiap hari kita lihat saja, kita bersihkan, kalau ada sampah kita bersihkan lagi, ya gimana sih, kerja sepenuh hatilah,” kata Nuryadi.

Walau masih ada sampah, Nuryadi mengakui sekarang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dulu.

“Kalau dulu berantakan, nggak sebagus ini nggak sebersih ini,” kata Nuryadi.

Dia mendukung ide Menteri Susi untuk mempercantik Danau Sunter sehingga menjadi seperti danau di Geneva.

“Kalau menurut saya, kalau masyarakatnya mendukung ya bisa aja, kalau pemerintah bisa mengubah tapi masyarakatnya tidak mendukung ya susah,” kata Nuryadi. [Delfia Cornelia]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Susah Tidur Gegara Suara Musik, Satpol PP Angkut Belasan Speaker Milik PKL di Danau Sunter

Warga Susah Tidur Gegara Suara Musik, Satpol PP Angkut Belasan Speaker Milik PKL di Danau Sunter

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:58 WIB

Bocah Laki-laki yang Ditemukan Tewas di Danau Sunter Warga Jakpus, Sempat Minggat Beberapa Hari Lalu

Bocah Laki-laki yang Ditemukan Tewas di Danau Sunter Warga Jakpus, Sempat Minggat Beberapa Hari Lalu

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 03:05 WIB

Berawal Bau Amis, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Dekat Dermaga Bebek-bebekan Danau Sunter

Berawal Bau Amis, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Dekat Dermaga Bebek-bebekan Danau Sunter

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 00:00 WIB

Sadis! Pemotor Terluka Diserang Dan Disabet Celurit OTK Di Kawasan Danau Sunter

Sadis! Pemotor Terluka Diserang Dan Disabet Celurit OTK Di Kawasan Danau Sunter

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 09:05 WIB

Ada Speed Bump Timbulkan Korban Kecelakaan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sebutkan Pembuatannya Mesti Sesuai

Ada Speed Bump Timbulkan Korban Kecelakaan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sebutkan Pembuatannya Mesti Sesuai

Otomotif | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 18:40 WIB

Viral Banyak Makan Korban Luka-luka, Polisi Tidur di Danau Sunter Akhirnya Dibongkar

Viral Banyak Makan Korban Luka-luka, Polisi Tidur di Danau Sunter Akhirnya Dibongkar

News | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB