Peringatan Hari Anti Korupsi Tiap Tahun Dianggap Sia-sia

Yazir Farouk, Nikolaus Tolen

Sabtu, 09 Desember 2017 | 13:36 WIB
Peringatan Hari Anti Korupsi Tiap Tahun Dianggap Sia-sia
Ilustrasi korupsi. (Shutterstock)

Suara.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Petrus Selestinus mengatakan peringatan hari anti korupsi yang dilaksanakan setiap Bulan Desember tak berpengaruh bagi perilaku korupsi pejabat di Indonesia.

"Tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap perilaku korupsi di kalangan pejabat negara mulai dari Pejabat Tinggi hingga Kepala Desa di seluruh Indonesia, termasuk di NTT sebagai Provinsi terkorup," kata Petrus, Sabtu (9/12/2017).

Menurut advokat Peradi tersebut, setiap tahun masyarakat diajak untuk ikut merayakan dan memperingati Hari Anti Korupsi. Tetapi setiap tahun pula perilaku korupsi di kalangan pejabat negara dan penegak hukum berupaya untuk menghindari langkah KPK untuk memberantas korupsi.

"Bahkan korupsi di kalangan aparat penegak hukum, khususnya di internal Polri dan Kejaksaan tidak pernah surut dan tidak pernah bisa diberantas hingga sekarang," ujarnya.

Menurut Petrus hal tersebut menunjukkan di kalangan aparat penegak hukum telah terjadi sebuah tradisi upaya pemberantasan korupsi dengan melahirkan korupsi baru dan KKN baru yang semakin menggurita. Perilaku tersebut dinilai telah diantisipasi oleh pembentuk UU tindak pidana korupsi dan UU KPK.

"Sehingga dalam beberapa rumusan UU KPK terdapat pasal yang memberi wewenang kepada KPK untuk mengambilalih penyidikan dan penuntutan bahkan termasuk lahirnya KPK sendiri sebagai akibat maraknya korupsi di kalangan penegak hukum yang sulit diberantas. Namun, lagi-lagi perbuatan korupsi selalu terkonsep dan lahir dari mereka yang melahirkan dan melaksanakan UU itu sendiri (pemerintah dan DPR)," kata Petrus.

Petrus mengatakan jika korupsi hendak diberantas di kalangan penegak hukum, maka penolakan terhadap pihak yang berinisiatif memberantas pasti akan besar. Dia mencontohkan beberapa pimpinan KPK yang dikriminalisasi karena kegigihan memberantas korupsi.

"Ini memang gambaran yang mengerikan dan menyeramkan, karena terhadap pimpinan KPK dengan kekuasaan luar biasa saja dapat dikriminalisasi dan dibui setiap saat, bagaimana kalau kita rakyat kecil yang mau membongkar korupsi di kalangan pejabat negara dan penegak hukum," katanya.

Petrus menilai hal tersebut menjadi salah satu kendala politik yang masih dihadapi saat ini. Sebab, setiap kali seseorang hendak mengungkap kasus korupsi besar, maka kekuatan besar itu akan muncul untuk menghadang bahkan menggunakan institusi negara untuk menghambat upaya KPK dan rakyat dalam memberantas korupsi.

baca juga

"Contoh dalam kasus korupsi e-KTP kita saksikan bagaimana para koruptor memperalat DPR untuk menghambat penyidikan korupsi e-KTP melalui Pansus Hak Angket dan lain-lain," kata Petrus.

Dengan cara seperti itu, Petrus mengatakan akan mempersulit pemberantasan korupsi aparat penegak hukum dan pejabat daerah di NTT, Papua, Maluku dan daerah terpencil lainnya. Karena para koruptor semakin kuat dan menggurita memotong nyali dan semangat para pelaku anti korupsi dimanapun termasuk di NTT.

"Anatomi Korupsi di NTT sudah sampai pada tingkat saling menyandera untuk saling melindungi diantara mereka, sehingga kita tidak pernah temukan pejabat tinggi di NTT kena proses hukum kasus korupsi. NTT akan tetap sebagai Provinsi terkorup jika tidak ada satupun Bupati, Walikota dan Gubernur/Wakil Gubernur NTT yang diproses hukum dan dipenjara," kata Petrus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Limpahkan Berkas Tersangka Kasus Suap Bakamla

KPK Limpahkan Berkas Tersangka Kasus Suap Bakamla

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 20:09 WIB

Politisi PDIP Nilai DPR Bisa Kerja Tanpa Setya Novanto

Politisi PDIP Nilai DPR Bisa Kerja Tanpa Setya Novanto

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 17:38 WIB

Pengacara Setnov Masih Tuding KPK Ulur Waktu Praperadilan

Pengacara Setnov Masih Tuding KPK Ulur Waktu Praperadilan

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 16:29 WIB

Arteria Dahlan Curigai Penetapan Tanggal Sidang Kasus Setnov

Arteria Dahlan Curigai Penetapan Tanggal Sidang Kasus Setnov

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 15:13 WIB

Hakim Sarankan Setya Novanto Cabut Gugatan Praperadilan

Hakim Sarankan Setya Novanto Cabut Gugatan Praperadilan

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 14:49 WIB

Otto Hasibuan Undur Diri dari Tim Pengacara Setya Novanto

Otto Hasibuan Undur Diri dari Tim Pengacara Setya Novanto

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 12:37 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×