Golkar Gelar Rapat Pleno Kalau Besok Setnov Jadi Didakwa

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 Desember 2017 | 18:48 WIB
Golkar Gelar Rapat Pleno Kalau Besok Setnov Jadi Didakwa
Tahanan KPK Setya Novanto usai menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di KPK, Jakarta, Kamis (30/11).

Suara.com - DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno untuk membahas persiapan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munasblub), pada Rabu (13/12/2017) besok.

Rapat itu digelar jika sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto jadi digelar.

"Itu sudah jadi keputusan bersama, bahwa rapat pleno DPP Golkar dilaksanakan Rabu besok jam 19.00 WIB, apabila dakwaan terhadap Setya Novanto dibacakan," ujar Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Selasa (12/12/2017).

Idrus menuturkan, digelarnya rapat pleno merupakan tindak lanjut hasil rapat pleno pada 21 November 2017.

Dalam rapat pleno tersebut, disepakati pergantian Novanto dari jabatan Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR menunggu hasil sidang praperadilan yang diajukannya.

Namun, kata dia, jika sidang perdana pembacaan dakwan digelar, sidang praperadilan yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan otomatis gugur, sehingga Partai Golkar juga akan menggelar rapat pleno untuk menentukan nasib Setnov.

"Inti dari praperadilan itu adalah, apakah proses hukum di pengadilan Tipikor lanjut atau tidak. Kalau seandainya besok dalam sidang Tipikor dibacakan dakwaan terhadap SN (Setya Novanto), maka secara hukum praperadilan itu dinyatakan gugur. Artinya proses hukum di Tipikor berlanjut," terangnya.

Meski begitu, Idrus menambahkan, jika dakwaan Novanto  tidak dibacakan, rapat pleno akan diundur pada Kamis atau Jumat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Hukum: Kalau Praperadilan Setnov Tak Gugur Malah Melanggar

Ahli Hukum: Kalau Praperadilan Setnov Tak Gugur Malah Melanggar

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 18:32 WIB

Pengacara Serahkan Pada Hakim Nasib Praperadilan Novanto Besok

Pengacara Serahkan Pada Hakim Nasib Praperadilan Novanto Besok

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 17:54 WIB

Ada Dua Surat yang Berbeda, DPR Belum Proses Permintaan Novanto

Ada Dua Surat yang Berbeda, DPR Belum Proses Permintaan Novanto

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 17:00 WIB

KPK akan Minta Praperadilan Novanto Digugurkan

KPK akan Minta Praperadilan Novanto Digugurkan

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 16:57 WIB

Ahli Hukum Pidana: Tersangka Saat Ini Telalu Mudah Praperadilan

Ahli Hukum Pidana: Tersangka Saat Ini Telalu Mudah Praperadilan

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 15:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×