Iran Dilanda Aksi Anti-Pemerintah, KBRI Teheran Imbau WNI Waspada

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 01 Januari 2018 | 14:35 WIB
Iran Dilanda Aksi Anti-Pemerintah, KBRI Teheran Imbau WNI Waspada
Demonstrasi massa anti-pemerintah di Teheran, Iran, 30 Desember 2017. [Hamed Malekpour/Tasnim News/AFP]

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Iran, Senin (1/1/2018), mengeluarkan surat peringatan yang mengimbau warga negara Indonesia di sana agar menjauhi kerumunan massa.

Imbauan itu dikeluarkan setelah gelombang demonstrasi anti-pemerintah di sejumlah provinsi termasuk ibu kota Teheran semakin membesar.

WNI dan diaspora yang tinggal di Iran juga diingatkan agar selalu membawa identitas diri bila beraktivitas di luar rumah dan selalu waspada.

Demonstrasi yang menentang kenaikkan harga itu masih berlangsung hingga kekinian dan bergulir menjadi protes anti-Presiden Hassan Rouhani di seluruh negara.

KBRI menyarankan agar warga Indonesia di Iran menjaga komunikasi dan juga menyediakan hotline 24 jam agar mudah dihubungi.

Nomor yang diberikan oleh KBRI Teheran adalah +989129632269, +989120067021, +989120368594 dan +989121891952.

Aksi massa itu sendiri bermula dari merosotnya kondisi ekonomi di negara tersebut. Namun, aksi itu dengan cepat melenceng menjadi bermuatan politik.

“Sangat terlihat bahwa mereka yang kalah pada pemilihan presiden lalu senang melihat demonstrasi massal ini,” terang jurnalis dan ahli politik Iran Abbas Abdi kepada Anadolu Agency, Minggu (31/12/2017).

Ribuan rakyat Iran turun ke jalan di kota-kota bagian timur laut pada Kamis (28/12) untuk memprotes naiknya harga-harga dan mismanajemen dalam sistem pemerintahan. Protes ini dengan cepat menyebar menjadi demonstrasi anti-pemerintah di seluruh negara.

Kantor Berita Mahasiswa Iran mengutip Gubernur Mashhad Mohammad Rahim Norozian, yang berkata polisi telah berhasil membubarkan protes, dan menahan lebih dari 50 pedemo.

“Mereka yang menerima deviden tinggi dari hasil investasi mulai meminta untuk menarik kembali investasi setelah merugi, meski sejak awal tidak ada jaminan dari pemerintah dan Bank Sentral,” ujar Abdi, menunjukkan bahwa demo kali ini disebabkan oleh “jatuhnya perusahaan-perusahaan keuangan”.

Abdi melanjutkan, karena mayoritas perusahaan keuangan yang bangkrut berada di wilayah timur laut di provinsi Khorasan, demonstrasi dimulai di Mashhad, kota yang terletak di tengah-tengah provinsi itu.

Dia juga menekankan, kesalahan-kesalahan di bidang ekonomi yang terjadi di bawah kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad turut menyumbang sebagai alasan di balik protes baru-baru ini.

“Tentu saja, insiden [jatuhnya perusahaan-perusahaan finansial] adalah pemantik, terlepas dari itu, masyarakat dari lapisan bawah telah menunggu keadaan seperti ini untuk menyuarakan aspirasi.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iran Dilanda Demonstrasi Besar-besaran, 200 Warga Ditahan

Iran Dilanda Demonstrasi Besar-besaran, 200 Warga Ditahan

News | Senin, 01 Januari 2018 | 13:35 WIB

Perempuan Iran Kini Lebih 'Bebas' Berpakaian

Perempuan Iran Kini Lebih 'Bebas' Berpakaian

Lifestyle | Minggu, 31 Desember 2017 | 20:30 WIB

Israel: Serangan Roket dari Gaza Didalangi Iran

Israel: Serangan Roket dari Gaza Didalangi Iran

News | Minggu, 31 Desember 2017 | 12:58 WIB

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 07:49 WIB

Jadi Mata-mata Israel, Iran Hukum Mati Salah Seorang Akademisinya

Jadi Mata-mata Israel, Iran Hukum Mati Salah Seorang Akademisinya

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 06:06 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB