SMRC: Rugi Kalau Jokowi Depak Airlangga Hartarto dari Kabinet

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Sabtu, 06 Januari 2018 | 11:36 WIB
SMRC: Rugi Kalau Jokowi Depak Airlangga Hartarto dari Kabinet
Diskusi bertajuk "Perlukah Airlangga Mundur" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2018). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Presiden Joko Widodo dinilai belum tentu akan mengganti sosok Menteri Perindustrian yang kekinian dipegang Airlangga Hartarto.

Airlangga kekinian juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, menggantikan Setya Novanto yang berada di dalam terungku KPK karena tersandung kasus dugaan korupsi dana proyek pengadaan KTP elektronik.

Pada awal masa pemerintahannya, Jokowi sempat menegaskan orang-orang yang berada di kabinetnya harus tidak memegang dua jabatan.

Namun, peneliti dari Saiful Mujani Research & Consulting Sirojudin Abbas menilai, hubungan Jokowi dengan Partai Golkar akan terganggu seandainya ia jadi mengganti Airlangga.

Apalagi, Partai Golkar sudah mendeklarasikan bakal mengusung Jokowi sebagai calon presiden pada Pemilu 2019.

"Jadi, bila Jokowi menggeser Airlangga, maka bisa merusakkan hubungan dengan Golkar. Bisa renggang, bisa merugikan saat Pilpres 2019," kata Abbas dalam diskusi bertajuk "Perlukah Airlangga Mundur" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2018).

Jokowi, terus Abbas, sudah mendapat kepercayaan publik menjalankan pemerintahan yang stabil bersama kabinet kerjanya.

Karenanya, meski Airlangga tetap dipertahankan dalam kabinet kerja, tak bakal memengaruhi fluktuasi elektabilitas Jokowi pada Pilpres 2019.

baca juga

"(Dukungan untuk) Jokowi semakin menguat. Secara umum publik semakin percaya. Situasinya beda dengan oktober 2014 lalu, di mana publik masih mempertanyakan kapasitas Jokowi. Saat itu keragu-raguan publik masih tinggi sehingga harus dijawab dengan (menciptakan kabinet) profesional,” terangnya.

Berdasarkan pertimbangan itu, Abbas menilai risiko penurunan elektabilitas Jokowi pada Pilpres 2019 terbilang rendah meski yang bersangkutan mempertahankan Airlangga dalam kabinet.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Ratas, Jokowi Rapat Khusus dengan Airlangga

Usai Ratas, Jokowi Rapat Khusus dengan Airlangga

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 17:19 WIB

SBY Klaim Kader PD Dikriminalisasi, Fahri: Jokowi Tolong dong

SBY Klaim Kader PD Dikriminalisasi, Fahri: Jokowi Tolong dong

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 14:37 WIB

Tiga Provinsi Ini Diusulkan ke Jokowi sebagai Ibu Kota Negara

Tiga Provinsi Ini Diusulkan ke Jokowi sebagai Ibu Kota Negara

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 10:06 WIB

Begini Syarat Calon Kepala Daerah Jika Ingin Didukung Golkar

Begini Syarat Calon Kepala Daerah Jika Ingin Didukung Golkar

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 20:18 WIB

Golkar Galau Tentukan "Menantu" di Pilkada Jabar Buat Dedi

Golkar Galau Tentukan "Menantu" di Pilkada Jabar Buat Dedi

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 19:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×