Padang Waspada Cuaca Ekstrem dan Penyakit Pancaroba

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Januari 2018 | 08:09 WIB
Padang Waspada Cuaca Ekstrem dan Penyakit Pancaroba
Cuaca ekstrem (pixbay)

Suara.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat, Edi Hasymi mengimbau warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.

"Cuaca ekstrem disebabkan tekanan udara rendah yang mengakibatkan hujan serta angin kencang, karena itu warga diminta waspada demi keselamatan diri," kata dia di Padang, Jumat (26/1/2018).

Perkiraan cuaca demikian akan terjadi di daerah itu hingga 31 Januari 2018. Masyarakat diharapkan tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan terjadi, serta tak melintasi jalan dengan tebing curam karena berpotensi longsor.

Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (24/1/2018) telah menyebabkan pohon tumbang di empat titik.

Dua di antaranya menimpa bagian rumah warga di Jalan Siak RT 03 RW 03 Kelurahan Rimbo Kaluang Kecamatan Padang Barat, dan sebuah warung di belakang Kantor Lurah Cangkeh RT 02 RW 05 Kelurahan Cangkeh Nan XX. Bagi warga yang ingin bepergian diimbau menyiapkan payung serta jas hujan bagi pegendara roda dua.

Sementara Dinas Kesehatan Kota Padang mengingatkan agar masyarakat mewaspadai berbagai jenis penyakit yang disebabkan perubahan musim (pancaroba).

"Jenis penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain diare, Demam Berdarah Dengue (DBD), Influenza dan penyakit lainnya," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Padang, Gentina.

Pada musim pancaroba, katanya tubuh dipaksa dengan cepat menyesuaikan terhadap perubahan musim itu, sehingga rentan terhadap serangan penyakit. Pada bagian lain Kepala seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Ketaping Padang Pariaman, menjelaskan secara umum cuaca Sumbar cerah berawan pada pagi hingga siang hari.

Namun pada sore hingga malam hari awan-awan hujan berkumpul di beberapa daerah hingga menyebabkan hujan dengan intensitas bervariasi, kadang sedang kemudian lebat.

baca juga

"Potensi hujan dan angin kencang berpotensi terjadi terutama di wilayah pesisir seperti Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai dan Padang Pariaman terutama, saat sore hingga malam hari," katanya.

Tidak hanya Padang, daerah lain yang berpotensi diguyur hujan adalah Pasaman Barat, Agam, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Limapuluh Kota, dan Pesisir Selatan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi angin kencang yang diperkirakan 60 kilometer per jam namun tidak setiap waktu kencang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Cuaca Buruk Hantui Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta

Waspada, Cuaca Buruk Hantui Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 10:08 WIB

Orangtua Perantai Kaki Anak yang Tak Mau Mengemis Jadi Tersangka

Orangtua Perantai Kaki Anak yang Tak Mau Mengemis Jadi Tersangka

News | Selasa, 16 Januari 2018 | 17:35 WIB

Orangtua yang Merantai Kaki Bocah ZR Bekerja sebagai Pemulung

Orangtua yang Merantai Kaki Bocah ZR Bekerja sebagai Pemulung

News | Minggu, 14 Januari 2018 | 20:49 WIB

Kaki Bocah 11 Tahun Ini Dirantai Orangtua karena Tak Mau Mengemis

Kaki Bocah 11 Tahun Ini Dirantai Orangtua karena Tak Mau Mengemis

News | Minggu, 14 Januari 2018 | 20:32 WIB

Tengok Kemolekan Gambar Lautan Membeku Akibat Cuaca Ekstrem

Tengok Kemolekan Gambar Lautan Membeku Akibat Cuaca Ekstrem

Tekno | Kamis, 11 Januari 2018 | 08:03 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×